kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Menanti Data Penjualan Ritel AS, Begini Proyeksi Rupiah Besok (2/4)


Rabu, 01 April 2026 / 18:20 WIB
Menanti Data Penjualan Ritel AS, Begini Proyeksi Rupiah Besok (2/4)
ILUSTRASI. Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS (TRIBUNNEWS/Jeprima)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (1/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,34% secara harian ke Rp 16.983 per dolar AS. 

Sementara berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,01% secara harian ke Rp 17.002 per dolar AS. 

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah dan mata uang regional maupun utama dunia menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on kuat global merespon pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa perang di Timur Tengah akan berakhir dalam beberapa minggu kedepan. 

Diharapkan rupiah masih bisa menguat dan sentimen masih positif, apabila Trump tidak kembali merubah sikapnya dalam pidato yang diantisipasi hari ini. 

Baca Juga: Produksi Nikel Diproyeksi Pulih, Simak Rekomendasi Saham Vale Indonesia (INCO)

“Walau ada beberapa data ekonomi penting AS seperti penjualan ritel dan manufaktur ISM, namun perhatian investor (besok) masih seputar perang di Timur Tengah dan sikap atau pernyataan Trump,” ujar Lukman kepada Kontan, Rabu (1/4/2026). 

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi penyataan Presiden AS Donald Trump terkait situasi di Timur Tengah. Trump mengatakan bahwa AS dapat menarik diri dari konflik dalam waktu "dua minggu hingga tiga minggu," menambahkan bahwa Iran tidak perlu membuat kesepakatan untuk mengakhiri konflik. 

Di pihak Iran, Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa Teheran siap untuk mengakhiri perang, sambil mengulangi tuntutan utama, memperkuat harapan bahwa negosiasi dapat muncul tetapi tetap bersyarat.  

“Terlepas dari sinyal diplomatik ini, reaksi pasar cenderung tenang, dengan para pedagang menyeimbangkan harapan akan gencatan senjata dengan kenyataan gangguan pasokan yang berkelanjutan,” ujar Ibrahim, Rabu (1/4/2026). 

Adapun untuk besok (2/4), Ibrahim melihat pergerakan rupiah salah satunya dipengaruhi sentimen suku bunga setelah data dari AS mengungkapkan bahwa pasar tenaga kerja melemah. Hal ini ditunjukkan oleh Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS). Tercatat, lowongan kerja pada bulan Februari menurun menjadi 6,88 juta, turun dari 7,24 juta dan meleset dari perkiraan 6,92 juta pekerjaan yang belum terisi. 

Ibrahim memperkirakan rupiah pada Kamis (2/4/2026) bergerak fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.980 – Rp 17.020 per dolar AS. Sementara Lukman memproyeksikan rupiah besok bergerak dikisaran Rp 16.900 – Rp 17.000 per dolar AS.

Baca Juga: IHSG Melonjak 1,92% ke 7.184, Top Gainers LQ45: BUMI, NCKL dan INCO, Rabu (1/4)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×