kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Medco jual saham, perusahaan Korea masuk proyek Donggi Senoro


Senin, 24 Januari 2011 / 15:22 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komposisi kepemilikan saham di proyek Donggi Senoro berubah. PT Medco Energi menjual sahamnya di Proyek Donggi Senoro kepada Mitsubishi Corporation sebesar 9%. Awalnya, perusahaan milik Arifin Panigoro mengusai saham di Donggi Senoro sebesar 20%. Kepemilikan saham tersebut setelah menyelesaikan keputusan akhir investasi (final investment decision/FID) proyek kilang LNG Senoro.

"Sejak tanggal 21 Januari, kepemilikan interest Medco di Donggi Senoro LNG dibatasi sekitar 11%," ujar Direktur Proyek PT Medco Energi Lukman Mahfoedz, Senin (24/1).

Lukman tidak menjelaskan secara detail soal alasan Medco menjual saham tersebut. Lukman hanya bilang, Medco memiliki proyek lain yang harus juga dikebut pengerjaannya. "Kita memiliki tujuh major projects yang semuanya harus berjalan dengan target 2014. Ini adalah pertama kalinya Medco sebagai perusahaan nasional terjun dalam bisnis LNG," jelas Lukman.

Dengan penjualan saham itu, secara otomatis, saham Mitsubishi akan bertambah. Awalnya, Mitsubishi memiliki saham sebesar 51%. Kini, Mitsubishi akan memiliki saham sebesar 59,9%. Namun, untuk mengusai saham itu, Mitsubishi tak sendirian. Mitsubishi menggandeng Korea Gas Corporation membentuk anak perusahaan, Sulawesi LNG Development Limited. Sulawesi LNG Development Limited akan mengusai saham PT DSLNG sebesar 59%.

Dalam situs resmi Mitsubishi menyebutkan Kogas akan memiliki saham sebesar 25% di Sulawesi. Sedangkan sisanya sebesar 75% merupakan milik Mitsubishi. Dengan demikian, komposisi saham proyek Donggi Senoro saat ini adalah Mitsubishi sebesar 44,92%, Pertamina Hulu Energi 29%, PT Medco LNG Indonesia 11,1% dan Kogas sebesar 14,98%. "Total pengembangan LNG ini adalah US$ 2,8 miliar. Itu termasuk biaya financing, infrastruktur overhead dan land acquisition," kata Lukman. Hingga saat ini, Dirjen Migas Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Evita Herawati Legowo belum berhasil dimintai konfirmasinya.

Aksi ini mendapat sambutan hangat investor. Pada pukul 15.19, saham MEDC naik 5,31% menjadi Rp 3.075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×