Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menandatangani kesepakatan dengan Eni S.p.A. untuk mengakuisisi hak partisipasi non-operator sebesar 10% di empat Kontrak Bagi Hasil alias Production Sharing Contract (PSC) di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur.
Berlokasi di cekungan gas yang produktif, keempat PSC tersebut, yaitu PSC Muara Bakau, Ganal, West Ganal dan East Ganal, mencakup aset produksi, pengembangan dan eksplorasi, termasuk penemuan gas berskala besar yaitu Geliga yang baru-baru ini diumumkan.
Keempat PSC tersebut saat ini dioperasikan oleh Searah, perusahaan patungan yang baru dibentuk antara Eni dan Petronas.
Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Hati-Hati Menjelang Musim Laporan Keuangan
Ronald Gunawan, CEO MedcoEnergi, mengatakan bahwa transaksi ini melengkapi portofolio MEDC di Indonesia, serta memperluas kehadiran kami dalam rantai pasokan LNG yang telah terbangun dengan dukungan infrastruktur dan operasi berkelas dunia.
Langkah ini juga diakui bis memperkuat basis produksi jangka panjang MEDC dengan aset yang telah berproduksi dan proyek pengembangan gas berskala besar, sekaligus membuka potensi eksplorasi di Cekungan Kutai yang sangat prospektif, berkat keberhasilan eksplorasi terkini maupun berbagai prospek yang menjanjikan di masa depan.
“Transaksi ini akan efektif setelah terpenuhinya persyaratan-persyaratan yang berlaku, termasuk persetujuan Pemerintah Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (12/10/2026).
Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Pekan Ini
Melansir laporan keuangan per 30 Juni 2026, MEDC meraup pendapatan sebesar US$ 1,41 miliar di semester I-2026. Realisasi ini tumbuh 23,35% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dibanding pendapatan di semester I-2025 yang senilai US$ 1,14 miliar.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan oleh MEDC mencapai US$ 275,31 juta sepanjang semester I-2026. Angka tersebut melesat 796,60% YoY dari US$ 30,70 juta di periode Januari-Juni 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














