kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Mayoritas laba emiten Grup Astra menurun, berikut lini bisnis yang tertekan


Kamis, 31 Oktober 2019 / 22:41 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Hingga September 2019, laba bersih mayoritas emiten Grup Astra turun yakni AALI, ASGR, ASII, dan UNTR. KONTAN/Daniel Prabowo


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tendi Mahadi

Kenaikan laba bersih BNLI didorong oleh peningkatan pendapatan dan penurunan biaya provisi yang disebabkan oleh peningkatan kualitas pinjaman dan pemulihan kredit bermasalah. 

Rasio kredit bermasalah kotor (gross NPL) dan bersih (net NPL) membaik menjadi masing-masing 3,3% dan 1,2%, dibandingkan pada akhir 2018 yang masing-masing sebesar 4,4% dan 1,7%. 

Baca Juga: Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) bukukan penurunan laba 26% pada kuartal III 2019

Sementara itu, kenaikan laba bersih pada bisnis komponen otomotif grup, yakni AUTO disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari segmen pasar suku cadang pengganti (REM/replacement market) dan menurunnya biaya produksi.

Ke depannya, pencapaian kinerja tahunan Grup Astra diperkirakan masih akan diuntungkan oleh peningkatan kinerja dari bisnis jasa keuangan dan kontribusi dari tambang emas yang baru diakuisisi. 

"Akan tetapi, tantangan atas konsumsi domestik yang lemah dan harga komoditas yang rendah masih tetap perlu diwaspadai," ucap Prijono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×