kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45908,54   -10,97   -1.19%
  • EMAS1.350.000 -0,95%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Mayoritas Bursa Saham Asia Runtuh Usai Serangan Israel ke Iran


Jumat, 19 April 2024 / 15:27 WIB
Mayoritas Bursa Saham Asia Runtuh Usai Serangan Israel ke Iran
ILUSTRASI. Bursa Asia melemah terseret serangan Israel ke Iran pada Jumat (19/4)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bursa saham di Asia kompak melemah pada Jumat (19/4). Tekanan pada bursa saham ini ditengarai oleh serangan balasan Israel ke pangkalan militer Iran. 

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Jepang Nikkei 225 terkoreksi 2,66% hingga akhir perdagangan Jumat (19/4). Indeks acuan Korea Selatan, KSPI menutup perdagangan melemah 1,63%. 

Koreksi juga terjadi pada bursa Taiwan, yakni Taiwan TAIEX sebesar 3,81%. Kemudian indeks komposit bursa saham Shanghai juga mengalami penurunan sebesar 0,29%. 

Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum lepas dari tekanan. Pada pukul 15:00 WIB, IHSG telah terkoreksi 1,04% atau gugur 74,50 poin ke level 7.092,30. 

Baca Juga: IHSG Melorot, Waspada Penurunan Makin Dalam Lantaran Tembus di Bawah 7.099

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Adityo Nugroho menyampaikan pelemahan IHSG dan beberapa bursa di regional disebabkan oleh menghangatkan tensi geopolitik di Timur Tengah.

"Setelah terjadi ledakan di Isfahan yang diduga berasal dari serangan yang dilancarkan Israel, yang mana peristiwa ini juga mengguncang pasar finansial Asia," katanya kepada Kontan, Jumat (19/4).

Adit mengatakan seluruh negara akan terimbas dengan memanasnya konflik geopolitik antara Israel dan Iran. Mengingat, kawasan Timur Tengah merupakan penghasil utama minyak dunia. 

Sejalan dengan itu harga minyak dunia juga ikut menamas. Melansir dara Tradingeconomics, harga minyak mentah naik 0,31% ke posisi US$ 82,987 per barel pada pukul 15:08 WIB. 

"Serta lalu lintas perdagangan yang melalui terusan Suez, yang apabila terdistorsi akan mempengaruhi rantai pasok global," ucap Adit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×