kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Mayoritas Bursa Asia dibuka melemah setelah jumlah kematian virus corona tembus 2.000


Rabu, 19 Februari 2020 / 08:45 WIB
Mayoritas Bursa Asia dibuka melemah setelah jumlah kematian virus corona tembus 2.000
ILUSTRASI. Pedestrians wearing facial masks are reflected on an electric board showing stock prices outside a brokerage at a business district in Tokyo, Japan January 30, 2020. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak variasi dengan pada awal perdagangan Rabu (19/2) dengan mayoritas indeks melemah. Pemicunya datang dari kekhawatiran investor tentang jumlah kematian korban virus corona yang sudah menembus 2.007.

Mengutip Bloomberg, pukul 08.37 WIB, indeks Nikkei 225 naik 50,54 poin atau 0,22% ke 23.244,34, Hang Seng naik 26,78 poin atau 0,10% ke 27.556,98, Taiex naik 43,53 poin atau 0,37% ke 11.692,51, Kospi turun 12,88 poin atau 0,58% ke 2.196,00, ASX 200 turun 5 poin atau 0,07% ke 7.108,70, Straits Times turun 0,66 poin atau 0,02% ke 3.195,97 dan FTSE Malaysia turun 2,01 poin atau 0,13% ke 1.535,07.

Baca Juga: Korban kematian virus corona di daratan China menembus 2.000 kasus!

Walau memiliki kecenderungan pelemahan, namun masih dalam rentang sempit. Selain itu, sentimen positif muncul dari laporan terbaru terkait infeksi baru virus corona menunjukkan penurunan. 

Kasus infeksi baru di China Daratan pada Selasa (18/2) sebanyak 1.749. Komisi Kesehatan Nasional China menyebut jumlah ini turun dari 1.886 kasus di hari sebelumnya. 

Tetapi banyak investor juga masih khawatir terhadap standar pelaporan China untuk virus ini. Terlebih jumlah korban tewas akibat virus ini sudah menembus 2.007 di seluruh dunia, dan menyebar ke 24 negara lainnya.




TERBARU

Close [X]
×