kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Matahari Putra Prima (MPPA) membidik perbaikan profitabilitas hingga akhir tahun


Senin, 11 November 2019 / 22:55 WIB
Matahari Putra Prima (MPPA) membidik perbaikan profitabilitas hingga akhir tahun
ILUSTRASI. Suasana pembukaan gerai baru Hypermart di Lippo Karawaci Utara, Banten (19/12). Pemilik gerai Hypermart ini mencatatkan rugi bersih yang lebih kecil hingga kuartal ketiga lalu.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berupaya meningkatkan profitabilitas hingga tutup tahun ini. Hingga kuartal ketiga tahun ini, penjualan bersih MPPA masih turun 19,8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 6,64 triliun.

MPPA menyebut, penurunan penjualan ini sudah diprediksi. Sebab, perusahaan melanjutkan pengurangan bisnis B2B dan mengarahkan fokus bisnisnya ke ritel.

Danny Kojongian, Sekretaris Perusahaan Matahari Putra Prima mengatakan bahwa upaya memperbaiki profitabilitas dalam dua tahun terakhir ini mulai membuahkan hasil. "Tingkat keuntungan EBITDA sudah positif Rp 71 miliar dibandingkan angka negatif pada periode yang sama pada tahun lalu," kata Danny kepada Kontan.co.id, Senin (11/11).

Baca Juga: Tekan kerugian, Matahari Putra Prima (MPPA) andalkan efisiensi di kuartal IV-2018

Meskipun penjualannya menurun, pemilik gerai Hypermart ini mencatatkan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Rugi bersih MPPA mencapai Rp 265,79 miliar, menurun dari periode Januari-September 2018 yang masih mencapai Rp 335,85 miliar.

Danny mengatakan, langkah MPPA untuk lebih fokus kepada ritel disambut baik oleh pelanggan. MPPA menjalankan strategi dengan fokus kepada format yang lebih kecil.

MPPA berharap, tingkat EBITDA ini akan semakin membaik di kuartal IV. Apalagi, di akhir tahun ada momentum natal, tahun baru, dan THR yang akan mendukung volume bisnis MPPA. 




TERBARU

×