kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Matahari Department Store (LPPF) Raup Pendapatan Rp 1,44 Triliun di Kuartal I-2023


Minggu, 23 April 2023 / 13:10 WIB
Matahari Department Store (LPPF) Raup Pendapatan Rp 1,44 Triliun di Kuartal I-2023


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berhasil mencetak pertumbuhan penjualan hingga double digit di Kuartal I-2023. Namun, laba bersih LPPF tergerus hingga 30%. 

Menilik laporan keuangan LPPF yang belum diaudit, Matahari mencatatkan pendapatan bersih senilai  Rp 1,44 triliun per 31 Maret 2023. Nilai itu meningkat 12,12% secara tahunan dari Rp 1,28 triliun. 

Rinciannya, penjualan eceran LPPF meningkat 8,58% secara tahunan menjadi Rp 836,11 miliar. Lalu penjualan konsinyasi bersih mencapai Rp 602,02 miliar dan pendapatan jasa senilai Rp 5,15 miliar. 

Baca Juga: Kinerja LPPF di Kuartal I-2023, Pendapatan Naik 10,81% Tapi Laba Bersih Turun 43,22%

Seiring dengan itu, beban pokok pendapatan Matahari Departement Store juga ikut membengkak menjadi Rp 474,27 miliar per Kuartal I-2023. Realisasi itu naik  8,55% secara tahunan dari Rp 436,91 miliar. 

Di sisi lain, laba operasional LPPF pun tergerus 14,47% secara tahunan menjadi Rp 197,40 miliar. Penurunan ini salah satunya disebabkan meningkatnya beban usaha LPPF dari Rp 670,68 miliar menjadi Rp 776,41 miliar. 

Tekanan juga berasal dari pos keuntungan lainnya-bersih yang anjlok 90.59% secara tahunan menjadi Rp 4,81 miliar per 31 Maret 2023. Pada tahun sebelumnya pos keuntungan lainnya-bersih mencapai Rp 51,44 miliar.

Alhasil, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk LPPF mencapai Rp 101,27 miliar di akhir kuartal I-2023. Raihan itu turun 30,17% secara tahunan dari  Rp 145,04 miliar per 31 Maret 2022. 

Baca Juga: Sejumlah Emiten Dapat Cuan Lebih Selama Lebaran, Sahamnya Malah Tertekan

Adapun jumlah aset emiten ritel fesyen ini tercatat meningkat 10,63% dari Rp 5,75 triliun di posisi 31 Desember 2022, menjadi Rp 6,36 triliun per 31 Maret 2023. 

Sementara liabilitas LPPF sepanjang tiga bulan pertama di 2023 ini turun 19,42% menjadi Rp 467,48 miliar, Di akhir 2022 liabilitas Matahari mencapai Rp 580,16 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×