kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Marina Berkah Investama tender offer saham DSFI, begini rekomendasi analis


Rabu, 24 Juli 2019 / 20:09 WIB

Marina Berkah Investama tender offer saham DSFI, begini rekomendasi analis

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Marina Berkah Investama akan menggelar penawaran tender wajib alias mandatory tender offer atas 639,01 juta atau 34,14% saham PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI). Marina Berkah akan membeli saham DSFI di harga Rp 124 per saham dengan nilai maksimal Rp 79,24 miliar. Sementara itu, harga pengambilalihan saham DSFI dari pemilik sebelumnya adalah Rp 49 per saham.

Berdasarkan pengumuman tender offer, Marina Berkah akan menggelar tender wajib ini mulai Kamis, 25 Juli hingga Jumat, 23 Agustus 2019. Marina Berkah menunjuk Valbury Sekuritas Indonesia sebagai pelaksana tender offer.


Menurut Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki Yamani, tender offer Marina Berkah Investama atas saham DSFI ini menarik untuk tujuan perdagangan jangka pendek. Alasannya, bisnis perusahaan ini masih sangat dipengaruhi perubahan iklim dan kebijakan pemerintah.

Achmad menyarankan investor yang sudah memiliki saham ini untuk sell on strength. Pasalnya, per perdagangan Rabu (24/7), saham DSFI sudah berada di level Rp 134 per saham alias di atas harga tender offer Rp 124 per saham. 

“Nanti bisa buyback saham DSFI jika turun di bawah Rp 120 per saham. Bagi yang belum punya dan mau masuk juga sebaiknya tunggu di bawah level tersebut,” kata dia saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (24/7).

Meskipun begitu, ia melihat peluang pasar ekspor emiten perikanan ini masih bagus. Per 2018, sebanyak 96% pendapatan DSFI memang berasal dari ekspor, sementara 4% ke pasar domestik. Secara rinci, tujuan ekspor DSFI paling banyak ke Amerika Serikat, yakni sebesar 52%. Disusul oleh negara-negara di Eropa sebanyak 24%, Jepang 9%, Australia 4%, dan sisanya dari negara-negara lain.

Menurut Achmad, kinerja keuangan DSFI juga masih bagus. Hal tersebut terlihat dari laporan keuangan kuartal I-2019 yang mencatatkan kinerja positif. Meskipun pendapatan DSFI secara tahunan turun sebesar 5,11% tapi perusahaan ini masih mencatatkan pendapatan positif sebesar Rp 162,47 miliar.

Begitu pun dengan laba bersih perusahaan ini yang naik 42,54% menjadi Rp 3,87 miliar per kuartal I-2019. Pada periode sama tahun sebelumnya laba bersih DSFI adalah sebesar Rp 2,71 miliar. 

Oleh karena itu, menurut Achmad, jika tren bullish terus berlanjut, maka harga saham DSFI bisa mencapai level Rp 168 per saham hingga akhir tahun.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto juga mengatakan, saat ini membeli saham DSFI sudah telat karena harganya sudah menguat melebihi harga tender offer. Ia memproyeksi harga DSFI masih bisa naik. Kemudian, harga tender offer yang sebesar Rp 124 per saham akan menjadi level support.

Oleh karena itu, ia menyarankan bagi investor yang mau membeli saham untuk menunggu hingga harganya berada di kisaran Rp 120-Rp 124 per saham. Sementara itu, bagi investor yang sudah memiliki saham ini, ia menyarankan untuk hold.

William melihat prospek bisnis DSFI tergolong bagus. Alasannya, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah mencegah habis-habisan penangkapan ikan ilegal. “Tinggal bagaimana DSFI bisa memanfaatkan peluang ini untuk menambah produk mereka,” ucap dia

Di samping itu, ia melihat, kinerja produsen ikan segar dan olahan dari bahan baku ikan tuna dan gurita akan terdongkrak sejalan dengan pengembangan IT yang tengah dilakukan. 

Memang berdasarkan catatan Kontan.co.id, DSFI tengah mengembangkan fasilitas IT dan modernisasi pabriknya di Kendari dan Jakarta.

Belanja modal untuk pengembangan tersebut mencapai sekitar Rp 13 miliar. Tahun ini, DSFI juga menargetkan penjualannya tumbuh 5% dari 2018 yang sebesar Rp 652,52 miliar. William menargetkan, harga saham DSFI sampai akhir tahun bisa menyentuh Rp 150-Rp 200 per saham.


Reporter: Nur Qolbi
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan


Close [X]
×