kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Mandiri ajak 14 emiten gaet investor London


Kamis, 26 September 2013 / 11:50 WIB
ILUSTRASI. PT Bank Aladin Syariah Tbk.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Mandiri Sekuritas (Mansek) menggelar roadshow untuk menggaet investor asing. Acara yang bertajuk "Indonesia Corporate Day" akan digelar pada 30 September-1 Oktober 2013 di London, Inggris. Sebelumnya, Mansek juga sudah menggelar acara serupa di Hongkong dan Singapura pada 24-25 Juni lalu.

Abiprayadi Riyanto, Direktur Utama Mandiri Sekuritas menjelaskan, dalam acara tersebut pihaknya akan mengajak 14 emiten Bursa Efek Indonesia untuk bertemu langsung dengan para investor. Keempat belas emiten tersebut adalah ANTM, BBTN, BMRI, PTBA, GIAA, JSMR, PGAS, TLKM, SMGR, WIKA, LPKR, TBIG, CTRA, dan ABMM.

"Ini acara yang kedua kalinya. Jumlah emiten yang diajak juga naik dari yang hanya 10 emiten pada tahun lalu," ungkap Abi saat temu media di Restoran Harum Manis, Kamis (26/9).

Dia juga bilang, jumlah investor yang diundang juga mengalami kenaikan sebanyak 150 pihak di tiga negara tersebut. Pada tahun lalu investor yang diundang hanya 50 pihak.

Laksono Widodo, Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas menjelaskan bahwa 14 emiten yang diajak tersebut cukup merepresentasikan keadaan emiten di Indonesia.

"Rupiah yang melemah menjadi opportunity untuk investor asing masuk ke pasar yang sedang terkoreksi seperti Indonesia," jelas Laksono. Dia bilang, pasar modal Indonesia masih membutuhkan dana asing. Makanya, Mansek pun melakukan roadshow seperti sekarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×