kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

M Cash Integrasi (MCAS) dirikan anak usaha baru


Jumat, 22 Januari 2021 / 09:41 WIB
ILUSTRASI. M Cash Integrasi


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mengumumkan pendirian anak usaha baru dengan nama PT MCAS WABIZ VISION pada 19 Januari 2021 yang lalu.

Rachel Stephanie Direktur dan Sekretaris MCAS mengatakan, perseroan memiliki kepemilikan saham sebesar 5.049 saham atau 99% pada PT MCAS WABIZ VISION.

“Adapun saham tersebut senilai Rp 504,90 juta,” ungkapnya pada keterbukaan informasi, Kamis (21/1).

Lebih lanjut ia bilang terdapat afiliasi pada pengurus dan pemegang saham. Ia berharap transaksi ini dapat menunjang kegiatan usaha utama perusahaan ini.

Rachel menambahkan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha dari pembentukan anak usaha ini.

Baca Juga: SiCepat umumkan investasi saham di anak usaha MCAS

Dalam catatan Kontan.co.id, Manajemen PT M Cash Integrasi Tbk meyakini bisnis pada tahun 2021 akan bertumbuh.

MCAS memproyeksikan pendapatan di sepanjang tahun ini meningkat 10%-15% year-on-year (yoy) menjadi Rp 14 triliun.

Menilik laporan keuangan kuartal III-2020, tercatat pendapatan MCAS tumbuh 10,29% menjadi Rp 8,68 triliun dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu sebesar Rp 7,87 triliun.

Sementara itu, laba bersih MCAS tercatat sebesar Rp 17,87 miliar. Realisasi tersebut turun 87,65% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 144,75 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×