kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.593   40,00   0,23%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jual Mall Kemang, LPKR raup laba Rp 1,5 triliun


Rabu, 17 September 2014 / 19:34 WIB
Saham-Saham Ini Banyak Ditadah Asing Saat IHSG Terkoreksi di Akhir Pekan


Reporter: Dityasa H Forddanta, Wuwun Nafsiah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) baru saja meneken conditional sales and purchase agreement (CSPA) dengan afiliasinya di Singapura atas penjualan Lippo Mall Kemang. Nilai transaksi tersebut sebesar Rp 3,6 triliun.

LPKR menjual asetnya ini pada perusahaan real estate investment trust (REIT) afiliasinya di Singapura, yakni Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT). Perusahaan menggunakan strategi ini untuk memperkuat peforma keuangan perseroan.

LPKR bakal memperoleh laba tertentu melalui penjualan tersebut. "Dari penjualan ini, laba bersihnya sekitar Rp 1,5 triliun," tandas Ketut Budi Wijaya, Presiden Direktur LPKR,  Rabu (17/9).

Untuk tahun depan, LPKR berencana menjajakan dua asetnya, yaitu mall atau rumah sakit kepada LMIRT. Karena REIT umumnya mengandalkan pendapatan sewa dari aset yang dibeli, LPKR tetap menjadi pengelola aset tersebut. 

"Daur ulang modal merupakan salah satu strategi kami. Kami bangun, lalu akan kami jual setelah mencapai tingkat kematangan (okupansi) tertentu," pungkas Ketut. Setiap tahun, angka penjualan aset yang dibidik sekitar Rp 5 triliun hingga Rp 7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×