kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Lonjakan Harga Perak 6% Lebih: Pelarian Dana ke Safe Haven Berlanjut?


Selasa, 27 Januari 2026 / 11:11 WIB
Lonjakan Harga Perak 6% Lebih: Pelarian Dana ke Safe Haven Berlanjut?
ILUSTRASI. Perak (REUTERS/Denis Balibouse)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak melonjak lebih dari 6% hingga di atas US$ 110 per ons troi pada hari Selasa (27/1). Kenaikan tersebut memperpanjang rekor kenaikannya karena risiko geopolitik dan perdagangan, bersamaan dengan pelarian investor dari obligasi pemerintah dan mata uang. Kondisi tersebut meningkatkan permintaan aset safe-haven untuk logam mulia. 

Seperti dikutip Trading Economics, Selasa (27/1), dalam perkembangan terbaru, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif barang-barang Korea Selatan dari 15% menjadi 25%, dengan alasan penundaan oleh badan legislatif Korea dalam menyetujui kesepakatan perdagangan. 

Investor juga mempertimbangkan keputusan kebijakan Federal Reserve AS yang akan datang, meskipun kekhawatiran tentang independensi Fed dan spekulasi bahwa Trump mungkin akan mengumumkan ketua Fed baru minggu ini telah membayangi pertemuan tersebut. 

Perak dan logam mulia lainnya juga diuntungkan dari apa yang disebut perdagangan penurunan nilai mata uang, karena investor beralih dari obligasi dan mata uang ke aset riil di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pengeluaran fiskal yang besar di negara-negara ekonomi utama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×