kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Lima saham naik, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (24 Juni 2019)


Selasa, 25 Juni 2019 / 07:43 WIB

Lima saham naik, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (24 Juni 2019)
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Senin (24/6) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup merah. Ketika bursa saham tutup warung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 26,97 poin (-0,43%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.288,47.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, turun 7,03 poin (-0,70%) ke 998,04.


Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga memerah. Indeks terbitan Kompas ini turun 8,00 poin (-0,63%), lalu hinggap di ​1.271,85.

Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Adaro Energy Tbk (ADRO), dan Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 4,33 kali, 5,87 kali, dan 6,54 kali.

Posisi selanjutnya diisi oleh PTBAUNTRITMGMEDCELSAWSBP, dan WSKT

Dari seluruh saham yang masuk dalam daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah, lima saham harganya naik dibanding harga penutupan sebelumnya. Mereka adalah SRIL, ADRO, MNCN, Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), Elnusa Tbk (ELSA).

Empat saham yang lain harganya turun, yaitu Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), Medco Energy Tbk (MEDC), Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), dan Waskita Karya Tbk (WSKT).

Adapun satu-satunya saham yang tidak mengalami perubahan harga United Tractor Tbk (UNTR).

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (21/6) Harga (24/6) PBV PER
SRIL 336 338 0,89 4,33
ADRO 1.225 1.245 0,63 5,87
MNCN 995 1.000 1,3 6,54
PTBA 2.900 2.880 1,89 7,29
UNTR 27.450 27.450 1,71 8,38
ITMG 17.000 17.025 1,58 8,5
MEDC 795 790 0,7 8,78
ELSA 376 380 0,82 9,05
WSBP 406 402 1,3 9,14
WSKT 2.000 1.980 0,91 9,38

Sumber: RTI

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.


Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.0586 || diagnostic_web = 0.3261

Close [X]
×