kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Libra memancing respons negatif, harga bitcoin jatuh


Senin, 15 Juli 2019 / 16:38 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga bitcoin merosot lebih dari 10% pada akhir pekan lalu ke level terendah dua minggu terakhir. Jatuhnya harga bitcoin ini didorong meningkatnya kekhawatiran tindakan keras terhadap cryptocurrency karena meningkatnya pengawasan terhadap koin digital Libra milik Facebook.

Dilansir dari Reuters, nilai bitcoin turun 11,1% dari Jumat menjadi US$ 9.855 pada hari Senin dan menjadi yang terendah sejak 2 Juli. 

Baca Juga: Jika ingin luncurkan Libra, Trump tuntut Facebook patuhi aturan AS dan global

Politisi dan regulator keuangan di seluruh dunia telah menyerukan pengawasan ketat terhadap Libra milik Facebook, dengan berbagai kekhawatiran. Mulai dari perlindungan konsumen dan privasi hingga potensi risiko sistemik mengingat jangkauan global dari raksasa media sosial itu.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga mengkritik bitcoin, Libra, dan cryptocurrency lainnya pada minggu lalu. Ia menuntut diterapkannya aturan yang setara dengan perusahaan finansial konvensional.

Baca Juga: Bitcoin mendekati level tertinggi didorong penggunaan Libra oleh Facebook

Bitcoin makin turun tajam setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menyerukan penghentian proyek milik Facebook sampai masalah privasi hingga pencucian uang diselesaikan.

"Bersama-sama mereka telah meningkatkan risiko bahwa AS akan berusaha untuk melakukan tindakan dengan cara tertentu," kata Jamie Farquhar, manajer portofolio di perusahaan crypto NKB Group di London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×