kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Liabilitas Bakrieland Development (ELTY) turun sampai 50% begini penjelasan manajemen


Kamis, 19 September 2019 / 19:04 WIB

Liabilitas Bakrieland Development (ELTY) turun sampai 50% begini penjelasan manajemen
ILUSTRASI. RUPS PT Bakrieland Development Tbk


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) akhirnya merilis laporan keuangan  terbaru yakni laporan tahunan 2018. Pada laporannya ini liabilitas ELTY turun sampai 50% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp 7,92 triliun pada 2017 menjadi Rp 3,95 triliun.

Sekretaris perusahaan PT Bakrieland Development Tbk Yudy Rizard Hakim menyatakan jumlah liabilitas tahun 2018 berkurang menjadi Rp 3,95 triliun karena pada Maret 2018 ELTY telah menyelesaikan skema restrukturisasi utang.

“Utang tersebut dibayar atas obligasi global yang diterbitkan PT BLD Investment, anak usaha ELTY,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang dirilis Rabu (18/9).

Dalam laporan keuangannya, ELTY turut mencatatkan laba sebesar Rp 2,75 triliun pada 2018 padahal sebelumnya rugi Rp 268 miliar pada 2017. Laba tersebut terutama berasal dari keuntungan penyelesaian utang obligasi dan bukan berasal dari hasil kegiatan usaha.

Baca Juga: Lunasi utang, Bakrieland Development (ELTY) segera rilis laporan keuangan tahunan

ELTY optimistis dapat mencapai target dan perkembangan pasar dengan modal penyelesaian restrukturisasi utang obligasi global yang memberikan kontribusi terbesar dalam penurunan liabilitas. 

Dari sisi eksternal ELTY juga melihat beberapa kebijakan yang dikeluarkan seperti relaksasi rasio Loan to Value (LtV) oleh Bank Indonesia yang diharapkan bisa memberikan stimulus positif pada industri properti.

Dalam jangka panjang, ELTY mengupayakan pembangunan proyek perumahan yang berfokus pada segmen kelas menengah sebagai bentuk optimalisasi aset tanah atau properti yang sudah eksisting.

Sejumlah proyek yang akan terus dilanjutkan adalah apartemen Sentra Rimur Residence Tahap II dengan total 5 tower yang berkapasitas 2.000 unit hingga kurang lebih lima tahun ke depan.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Terpopuler

Close [X]
×