kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Laba PT Malindo Feedmill (MAIN) merosot 13,38% pada kuartal III 2019


Kamis, 31 Oktober 2019 / 18:27 WIB
Laba PT Malindo Feedmill (MAIN) merosot 13,38% pada kuartal III 2019
ILUSTRASI. Peternakan ayam PT Malindo Feedmill.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen pakan ternak dan unggas PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 17,17% di kuartal III 2019 menjadi Rp 5,66 triliun dibandingkan periode sama 2018 yang sebesar Rp 4,83 triliun.

Mengutip laporan keuangan yang dirilis di BEI, Kamis (31/10), pendapatan terbesar Malindo berasal dari penjualan pakan ternak yang tercatat sebesar Rp 3,74 triliun atau naik 25,36% dari periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Laba Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) menciut 37,61% pada kuartal III 2019

Kemudian Malindo membukakan penjualan dari anak ayam dan itik usia sehari (DOC) senilai Rp 1 triliun atau naik 8,54% dari tahun lalu. Namun penjualan ayam pedaging Malindo tercatat turun 3,12% menjadi Rp 640 miliar.

Sementara pendapatan dari makanan olahan tumbuh 14,14% menjadi Rp 113 miliar dan pendapatan lain-lain tumbuh 0,59% menjadi Rp 168 miliar.

Namun membengkaknya beban pokok penjualan membuat laba perusahaan ini turun. MAIN mencatat beban pokok penjualan membengkak sebesar 20,32% menjadi Rp 5,00 triliun dari periode sama 2019 yang sebesar Rp 4,16 triliun.

Baca Juga: Harga ayam naik, saham CPIN, JPFA dan MAIN mulai mendaki

Akibatnya Malindo membukukan penurunan laba komprehensif yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun sebesar 13,38% menjadi Rp 195,39 miliar dibandingkan periode sama 2018 yang sebesar Rp 225,59 miliar.

Kendati demikian, Malindo mencatat kenaikan nilai aset pada periode Januari-September 2019 sebesar 2,24% menjadi Rp 546 miliar dibandingkan aset pada 31 Desember 2018 yang sebesar Rp 534 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×