kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba DOID tumbuh 7,88% per Juni


Jumat, 04 Agustus 2017 / 20:45 WIB
Laba DOID tumbuh 7,88% per Juni


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Emiten produsen batubara, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 39,14% pada semester pertama tahun ini. Per Juni 2017, perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$ 360,62 juta, naik dari periode yang sama tahun lalu senilai US$ 259,16 juta.

Berdasarkan laporan keterbukaan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/8), kenaikan pendapatan perusahaan juga diikuti peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 24,1% year on year (yoy) menjadi US$ 258,45 juta.

Meski demikian, DOID masih mampu membukukan laba bruto sebesar 100,56% yoy menjadi US$ 102,17 juta. Namun, laba periode berjalan hanya tumbuh tipis 7,88% menjadi US$ 8,67 juta

Laba naik tipis, karena tergerus sejumlah beban yang melonjak. Pada semester pertama 2017, beban usaha DOID meningkat 29,25% yoy menjadi US$ 27,56 juta, dan beban keuangan naik 19,84% yoy jadi US$ 22,99 juta. Bahkan, beban lain-lain melonjak 1.282% menjadi US$ 32,78 juta.

Namun, bottom line mendapat tambahan amunisi dari kenaikan pendapatan lain-lain yang meningkat 43,24% yoy menjadi US$ 7,17 juta.

Sekadar informasi, perseroan telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$ 150 juta hingga US$ 160 juta pada tahun ini. Sebesar 80% dari capex digunakan untuk peremajaan peralatan. Sementara, sisanya untuk pengembangan teknologi informasi.

DOID menargetkan pendapatan berkisar US$ 700 juta hingga US$ 750 juta pada tutup tahun ini. Artinya, pendapatan dipatok naik sekitar 15% hingga 23% dibanding realisasi pendapatan tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×