kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Laba Bersih XLSMART (EXCL) Turun 28,93% Menjadi Rp 384,56 Miliar di Kuartal I-2025


Selasa, 06 Mei 2025 / 11:37 WIB
Laba Bersih XLSMART (EXCL) Turun 28,93% Menjadi Rp 384,56 Miliar di Kuartal I-2025
ILUSTRASI. Laba bersih XLSMART (EXCL) turun 29,9% menjadi Rp 384,56 miliar di kuartal I-2025 walau pendapatan naik di periode yang sama


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mampu mencetak pertumbuhan pendapatan di kuartal I-2025. Kendati begitu, laba bersih EXCL justru menyusut. 

Melansir laporan keuangan yang dirilis Selasa (6/5), laba bersih yang dapat diatribusikan pemilik entitas induk EXCL mencapai Rp 384,56 miliar.

Realisasi tersebut turun 28,93% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari posisi laba bersih di kuartal I-2024 di level Rp 541,07 miliar. 

Padahal pendapatan EXCL masih tumbuh 1,93% YoY menjadi Rp 8,6 triliun per Maret 2025. Asal tahu saja, pada periode yang sama tahun 2024, pendapatan EXCL sebesar Rp 8,43 triliun.

Baca Juga: Peringkat Kredit XLSmart Telecom (EXCL) Turun, Ini Kata Analis  

Rinciannya pendapatan dari jasa GSM mobile dan jaringan telekomunikasi mencapai Rp 8,47 triliun. Kemudian pendapatan dari managed services dan jasa teknologi informasi sebesar Rp 125,83 miliar. 

Namun kenaikan pendapatan ini ikuti dengan lonjakan jumlah beban yang harus ditanggung. Secara akumulasi total beban EXCL mencapai Rp 7,24 triliun atau naik 3,93% YoY dari Rp 6,86 triliun. 

Per 31 Maret 2025, total aset EXCL mencapai Rp 84,83 triliun. Sementara itu total ekuitas dan liabilitas EXCL mencapai Rp 84,83 triliun atau turun 1,56% dari posisi 31 Desember 2024 di Rp 86,17 triliun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×