kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45979,15   -10,44   -1.05%
  • EMAS999.000 0,10%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Laba bersih Tunas Baru Lampung (TBLA) naik 130% di kuartal I-2021


Senin, 28 Juni 2021 / 13:57 WIB
Laba bersih Tunas Baru Lampung (TBLA) naik 130% di kuartal I-2021
ILUSTRASI. PT. Tunas Baru Lampung Tbk - TBLA saat Investor Summit di BEI


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen kelapa sawit, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) membukukan pendapatan usaha sebanyak Rp 3,49 triliun pada kuartal I-2021. Angka ini naik 26,44% (yoy) dibandingkan pendapatan usaha TBLA di kuartal I-2020 sebesar Rp 2,76 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), mayoritas pendapatan usaha TBLA berasal dari segmen pabrikasi sebesar Rp 4,84 triliun pada kuartal I-2021, kemudian diikuti oleh pendapatan dari segmen perkebunan sebesar Rp 226,36 miliar. Seluruh pendapatan ini kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar Rp 1,57 triliun.

Beban pokok penjualan TBLA tercatat sebesar Rp 2,77 triliun pada kuartal I-2021 atau naik 31,27% (yoy) dibandingkan beban pokok penjualan perusahaan pada kuartal I-2020 sebesar Rp 2,11 triliun.

Dengan begitu, laba kotor TBLA hingga akhir kuartal I-2021 berada di level Rp 721,41 miliar atau tumbuh 10,76% (yoy) dari realisasi di kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 651,30 miliar.

 

 

Beban umum dan administrasi TBLA naik 13,01% (yoy) dari Rp 98,66 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 111,50 miliar pada kuartal I-2021. Beban penjualan TBLA juga naik 41,64% (yoy) dari Rp 65,56 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 92,86 miliar.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham PTBA, PWON, dan TBLA untuk Selasa (15/6)

TBLA juga mengalami kenaikan beban bunga dan beban keuangan lainnya sebesar 17,62% (yoy) dari Rp 176,98 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 208,18 miliar pada kuartal I-2021.

Di sisi lain, TBLA mampu mengurangi kerugian selisih kurs mata uang asing sebesar 72,47% (yoy) dari Rp 171,31 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 47,14 miliar pada kuartal I-2021.

TBLA meraup laba sebelum pajak sebesar Rp 253,40 miliar pada kuartal I-2021 atau naik 105,51% (yoy) dibandingkan laba sebelum pajak TBLA pada kuartal I-2020 sebesar Rp 123,30 miliar.

Adapun laba bersih teratribusikan kepada pemilik entitas induk TBLA hingga kuartal I-2021 tercatat sebesar Rp 194,38 miliar atau melesat 130,14% (yoy) dibandingkan laba bersih perusahaan pada kuartal I-2020 sebesar Rp 84,46 miliar.

Hingga akhir kuartal I-2021, jumlah aset TBLA mencapai Rp 19,63 triliun atau tumbuh 1,02% dibandingkan jumlah aset perusahaan di akhir tahun 2020 sebesar Rp 19,43 triliun.

Jumlah liabilitas TBLA pada kuartal I-2021 tercatat sebesar Rp 13,54 triliun sedangkan jumlah ekuitas emiten ini berada di level Rp 6,08 triliun.

Selanjutnya: Harga CPO merangkak naik sepanjang April 2021, simak rekomendasi saham-saham CPO

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×