kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Laba Bersih Naik Tajam di Tahun 2021, Ini Strategi Semen Baturaja (SMBR)


Rabu, 09 Maret 2022 / 10:01 WIB
ILUSTRASI. Semen Baturaja (SMBR) . Foto: DOK Semen Baturaja


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali mencetak kinerja positif pada tahun 2021. Perusahaan ini tercatat mampu meraih kenaikan laba bersih sebesar 372% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya.

Di tengah over supply industri semen nasional dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung serta tekanan kenaikan komoditas batubara, SMBR bekerja keras dengan melakukan berbagai inisiatif strategis untuk memberikan kinerja terbaiknya pada tahun 2021.

“Membaiknya ekonomi nasional pada tahun 2021 yang ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 3,69% dan pertumbuhan sektor konstruksi sebesar 2,81% telah mendorong adanya peningkatan permintaan semen di Sumatera yang merupakan wilayah pasar SMBR sebesar 2,5% sepanjang 2021,” ungkap M. Jamil, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMBR dalam siaran pers di situs Kementerian BUMN, Selasa (8/3).

Baca Juga: Penjualan Semen Diproyeksi Meningkat Tahun Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

SMBR membukukan peningkatan volume penjualan sebesar 1% (yoy) dan pendapatan senilai Rp 1,75 triliun atau naik sebesar 2% (yoy) dari pendapatan tahun 2020.

SMBR pun berhasil menekan biaya (cost) per ton pada tahun 2021 sebesar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Keberhasilan program cost leadership yang dilaksanakan SMBR pada tahun 2021 merupakan salah satu kunci utama suksesnya perusahaan meningkatkan EBITDA sebesar 7% dengan nilai Rp 446 Miliar dari tahun sebelumnya.

“Strategi cost leadership memberikan dampak positif bagi SMBR. Kami telah berhasil menjalankan cost leadership ini dengan melakukan efisiensi dan optimalisasi pabrik untuk menghasilkan produk dengan cost yang efisien,” tambah M. Jamil.

Beban keuangan SMBR menurun menjadi Rp 180,4 miliar. Hal ini menyebabkan laba bersih perusahaan tersebut melonjak 372% (yoy) menjadi senilai Rp 51,82 miliar  dibandingkan tahun 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×