kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Laba Bersih Melompat 58%, Berikut Rekomendasi Saham Jasa Marga (JSMR)


Rabu, 03 Mei 2023 / 15:16 WIB
Laba Bersih Melompat 58%, Berikut Rekomendasi Saham Jasa Marga (JSMR)
ILUSTRASI. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 58% YoY menjadi Rp 497,6 miliar di kuartal I 2023.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 58% YoY menjadi Rp 497,6 miliar di kuartal I 2023.

Laba naik seiring pendapatan usaha JSMR yang juga tercatat meningkat 8% menjadi Rp 3,4 triliun di kuartal I 2023.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan, kontribusi pendapatan paling besar berasal dari kinerja pendapatan jalan tol sebesar Rp 3 triliun, naik 2,7% YoY.

“Selain itu, kinerja pendapatan usaha lain berkontribusi sebesar Rp 372,2 miliar, naik 44,4% YoY,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/4).

Baca Juga: Pengelola Rest Area Jasa Marga Group Catat Kenaikan Volume Harian 60% Saat Arus Balik

Analis Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan, kinerja JSMR di tahun 2023 mendapat sentimen positif dari peningkatan mobilitas penduduk setelah kasus Covid-19 melandai.

“Setelah normalisasi aktivitas, mobilitas masyarakat pun meningkat, terutama dalam menggunakan transportasi darat. Hal itu jadi sentimen positif JSMR,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (3/5).

Dengan tren tersebut, ditambah kenaikan arus mudik dan balik pada Lebaran 2023, Nafan optimistis JSMR akan menorehkan kinerja positif di tahun 2023.

Selain itu, Pemilu 2024 juga dinilai bisa menjadi salah satu sentimen positif pada peningkatan pendapatan JSMR.

“Pemilu 2024 dapat memberikan multiplier effect pada peningkatan mobilitas dan konsumsi, sehingga dapat memberikan efek positif pada peningkatan penggunaan layanan JSMR,” kata Nafan.

Di sisi lain, Nafan mengatakan, proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih rendah di tahun 2023 dapat menjadi sentimen negatif bagi kinerja JSMR.

Sebab, pertumbuhan perekonomian domestik di tahun ini sangat berkaitan dengan peningkatan mobilitas dan konsumsi masyarakat.

Dengan meningkatnya mobilitas, diharapkan JSMR juga dapat meningkatkan kualitas jasa yang ditawarkan, khususnya terkait keamanan.

“Kenaikan mobilitas akan diiringi dengan kenaikan tingkat kecelakaan kendaraan di jalan raya,” ujar Nafan.

Nafan pun merekomendasikan accumulate saham JSMR dengan target harga tertinggi Rp 3.750 per saham di tahun 2023.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Kantongi Laba Bersih Rp 497,6 miliar pada Kuartal I 2023

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×