kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba Bersih INRU Turun 83%


Senin, 27 April 2009 / 11:58 WIB


Reporter: Ade Jun Panjaitan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sejak akhir tahun lalu, pebisnis kertas dan bubur kertas sedang memasuki masa-masa paling tak menyenangkan. Sebab, harga kertas dan pulp turun drastis. Makanya, kinerja emiten produsen pulp, PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) selama tahun lalu kurang menggembirakan. Pendapatan bersih INRU turun 16,1%, dari US$ 137,6 juta pada 2007 menjadi US$ 115,5 juta tahun lalu.

Padahal, volume penjualan naik 9% menjadi 197.466 ton. Penurunan pendapatan ini akibat harga pulp turun pada kuartal empat 2008. Laba bersih INRU pun turun 83%, dari US$ 11,8 juta di 2007 menjadi US$ 2 juta di 2008 lalu. "Kami mengharapkan pasar akan kembali pulih pada semester kedua 2009," ujar Presiden Direktur Toba Pulp Lestari Roli Arifin, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×