kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Kurs rupiah terangkat suku bunga


Jumat, 16 November 2018 / 06:09 WIB
ILUSTRASI. Petugas Merapikan Mata Uang Rupiah


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia 7-day reverse repo rate (BI 7-DRR) mendorong rupiah menguat terhadap dollar AS. Kurs spot rupiah, Kamis (15/11), menguat 0,82% ke Rp 14.665 per dollar AS. Tapi, kurs tengah rupiah versi BI turun tipis 0,06% menjadi Rp 14.755 per dollar AS.

Research & Analyst Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra mengatakan, tidak banyak yang memprediksi BI 7-DRR bakal naik sebesar 25 basis poin ke 6%. BI menaikkan suku bunga karena ingin mempertahankan posisi defisit transaksi berjalan alias current account deficit (CAD) tahun ini tetap di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB).

Tetapi Ekonom Pefindo Fikri C. Permana menilai, penguatan rupiah hanya akan bertahan hingga akhir bulan ini. Setelah itu, rupiah diperkirakan akan kembali bergerak volatil cenderung melemah. Sebab menurut dia, faktor utama yang diwaspadai oleh investor, khususnya investor asing, adalah CAD.

Jumat (16/11), Fikri memperkirakan, kurs rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.583–Rp 14.783 per dollar AS. Sedangkan menurut prediksi Putu, rupiah akan menguat dan bergerak dalam rentang Rp 14.560–Rp 14.830.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×