kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kurs Rupiah Diprediksi Bisa Menembus Rp 16.000 Per Dolar AS


Rabu, 02 November 2022 / 10:53 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelamahan nilai tukar rupiah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi berlanjut hingga akhir tahun 2022. Mata uang Garuda bisa menembus Rp 16.000 per dolar AS.

Pada Selasa (1/11), kurs rupiah spot melemah 0,19% ke Rp 15.628 per dolar AS. Sementara, rupiah di pasar Jisdor melemah 0,32% menuju level Rp 15.647 per dolar AS.

Sementara, kurs rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan Rabu (2/11). Mengutip Bloomberg pada pukul 09.06 WIB, rupiah di pasar spot melorot ke level Rp 15.655 per dolar AS.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, pergerakan rupiah kemungkinan bisa ke angka Rp 16.000 hingga akhir tahun, mengingat The Fed masih akan menaikan suku bunga.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah 0,17% ke Rp 15.655 Per Dolar AS pada Rabu (2/11) Pagi

"Kenaikan suku bunga BI belum dapat mengimbanginya, mengingat pemerintah masih memprioritaskan keseimbangan pertumbuhan," jelas Sutopo kepada Kontan.co.id, Selasa,(1/11).

Sutopo menyampaikan, nilai wajar rupiah saat ini berada di level Rp 15.500 untuk saat ini. Tapi sentimen ekonomi global yang masih negatif, menempatkan dolar sebagai pegangan.

"Penguatan rupiah juga akan berlaku dalam koridor koreksi ya mungkin di kisaran Rp 15.500 dalam waktu dekat, namun secara tren besar rupiah masih melemah," jelasnya.

Menurut Sutopo, penguatan nilai tukar rupiah berasal dari kondisi ekonomi yang membaik, di mana Bank Indonesia (BI) memiliki kekuatan untuk menaikkan suku bunga, tanpa memberikan dampak negatif.

Sutopo memperkirakan pada akhir tahun hingga semester I 2023 rupiah akan berada di level Rp 15.500 per dolar AS - Rp 16.000 per dolar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×