Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi menguat pada perdagangan Kamis (22/12). Sentimen dari dalam negeri akan menjadi penopang bagi pergerakan rupiah.
Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, investor akan wait and see terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan selesai pada esok hari. BI diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) menjadi 5,5%.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyampaikan, sejumlah lembaga internasional memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2023. Hal ini seiring dengan tekanan ekonomi global yang membebani prospek tahun depan.
"Meskipun begitu, proyeksi terbaru tersebut dinilai masih sejalan dengan target Indonesia," ucap Ibrahim saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (21/12).
Baca Juga: Kurs Rupiah Jisdor Menguat ke Rp 15.601 per Dolar AS, Rabu (21/12)
Bank Dunia (World Bank) memperkirakan ekonomi Indonesia pada 2023 akan tumbuh melambat menjadi 4,8% dari tahun 2022 yang diperkirakan mencapai 5,2%. Asian Development Bank (ADB) juga menurunkan proyeksinya menjadi 5% dari sebelumnya 5,4%.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) juga mengoreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 menjadi 4,7% dari 5,3%. Setali tiga uang, International Monetary Fund (IMF) yang awalnya memperkirakan 5,3% kini menurunkan angkanya menjadi 5%.
Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2023, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3% dengan keyakinan bahwa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 terus berlanjut. Walaupun target 5,3% melampaui prediksi sejumlah lembaga internasional. Tapi pemerintah optimis angka tersebut akan tercapai.
Baca Juga: Kemenkeu Sebut Arah Kebijakan Pembiayaan Utang pada 2023 akan Lebih Modern
Ibrahim mengestimasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan dibuka fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.560 per dolar AS-Rp 15.620 per dolar AS pada Kamis (22/12). Sementara Reny memprediksi pergerakan kurs rupiah akan berada di kisaran Rp 15.567 per dolar AS-Rp 15.634 per dolar AS.
Sebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (21/12) menguat 0,10% ke Rp 15.587 per dolar AS. Sementara itu, menurut kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, nilai tukar rupiah berada di angka Rp 15.601 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
