kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kurs rupiah berpotensi menguat jelang akhir pekan


Jumat, 14 Desember 2018 / 06:34 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang cenderung flat membuat rupiah perkasa. Kemarin, kurs mata uang Garuda di pasar spot menguat 0,69% ke Rp 14.497 per dollar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga menanjak 0,28% jadi Rp 14.536 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra mengatakan, penguatan rupiah dipicu oleh rilis inflasi sektor konsumer AS periode November, yang stagnan di 0,0%. Angka ini lebih rendah ketimbang CPI bulan sebelumnya. "Hasil ini mengindikasikan intensitas kenaikan suku bunga acuan akan berkurang di tahun depan," kata dia, kemarin.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menyebut, tensi perang dagang juga turun. Ini berkat pernyataan Presiden AS Donald Trump dirinya tidak akan menaikkan tarif impor China. Sentimen positif tersebut diyakini masih akan berlanjut hari ini.

Pada penutupan perdagangan tadi padi, indeks dollar menguat tipis ke 97,06 dari Rabu lalu di angka 97,04. Indeks ini mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia.

Reny memprediksi rupiah menguat dan bergerak di kisaran Rp 14.410–Rp 14.500 per dollar AS. Sedangkan Putu memprediksikan rupiah bergerak di rentang Rp 14.420–Rp 14.580 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×