kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kuartal I 2011, BTEL menderita rugi Rp 41,13 miliar


Kamis, 02 Juni 2011 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Transmart di Transpark Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (20/12). KONTAN/Baihaki/20/12/2019


Reporter: Raka Mahesa W | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mengalami rugi bersih di kuartal I-2011 sebesar Rp 41,13 miliar. Bandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dimana BTEL mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 29,04 miliar.

Padahal pendapatan BTEL pada tiga bulan pertama ditahun ini mencapai Rp 900,03 miliar, naik 0,72% dari kuartal pertama tahun 2010 yang sebesar Rp 893,62 miliar. Namun, beban usaha rupanya mengalami kenaikan dari kuartal I-2010 sebesar Rp 605,91 miliar menjadi Rp 704,98 miliar dikuartal I-2011.

Beban usaha tersebut banyak dipengaruhi oleh kenaikan beban penjualan dan pemasaran sepanjang kuartal I-2011 sebesar Rp 152 miliar, naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 104,26 miliar. Kenaikan beban usaha tersebut juga dipengaruhi naiknya penyusutan dan beban karyawan.

Namun, manajemen BTEL menjelaskan rugi bersih yang dialami perseroan tersebut disebabkan oleh besarnya investasi perseroan yang tidak diimbangi oleh pendapatan. “Kita investasi besar-besaran untuk promosi, anak usaha, juga untuk fasilitas broadband. Pendapatan dari investasi tersebut belum masuk,” kata Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Service BTEL kepada KONTAN, Rabu (1/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×