kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

KSO WEGE menang tender stadium BMW dengan nilai lebih mahal, ini kata Jakpro


Jumat, 06 September 2019 / 12:03 WIB
KSO WEGE menang tender stadium BMW dengan nilai lebih mahal, ini kata Jakpro
ILUSTRASI. Proyek Stadion BMW


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada 21 Agustus 2019 lalu, PT Jakarta Propertindo atau lebih dikenal dengan Jakpro telah menetapkan pemenang tender proyek stadion Jakarta International Stadium (JIS) dimenangkan oleh Kerja Sama Operasional (KSO) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) dan PT PP Tbk (PTPP). 

Padahal, penawaran harga KSO WEGE itu bernilai lebih tinggi dari pada pesaingnya yaitu KSO PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Direktur Konstruksi JIS Jakpro Iwan Takwin membenarkan bahwa terdapat selisih sekitar Rp 300 miliar antara nilai penawaran KSO WEGE dan ADHI. 

KSO WEGE memenangkan tender dengan nilai Rp 4,08 triliun. Angka yang lebih besar dari pada penawaran dari ADHI yang sebesar Rp 3,78 triliun. Iwan menjelaskan, alasan pihaknya memenangkan KSO WEGE adalah masalah kualitas. 

"Kami mau jangkau kualitas dulu, teknis inovasi dan pendekatan desainnya, baru setelah itu kami nilai harga," jelas Iwan kepada Kontan.co.id, Jumat (6/9). 

Baca Juga: Yuk, tengok rancangan stadion kandang Persija yang bikin tiga emiten ketiban berkah

Dia juga menjelaskan, pertimbangan lain adalah konsep pembangunan JIS adalah design and build mengingat singkatnya waktu yang dimiliki yakni 2 tahun. Sehingga, dalam waktu singkat tersebut, Jakpro memilih KSO yang bisa menjalankan secara beriringan antara proses desain dan bangun. "Kalau dipisah gak keburu," jelasnya.

Iwan menjelaskan bobot penilaian untuk teknis mencapai 70% sedangkan pertimbangan harga 30%. Setelah disandingkan antara proposal milik KSO WEGE dan KSO ADHI, Jakpro melihat akumulasi skor memenangkan KSO WEGE. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×