CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Krisis nuklir Jepang surutkan permintaan logam, TINS tumbang 2,9%


Kamis, 17 Maret 2011 / 10:17 WIB
ILUSTRASI. Pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jakarta, Senin (1/7). Pengamat Migas menyebut penurunan harga BBM tak hanya diukur dari harga minyak mentah yang rendah./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/07/2019.


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Saham PT Timah Tbk (TINS) anjlok pagi ini. Penurunan yang terjadi hari ini merupakan yang terbesar dalam tiga pekan terakhir.

TINS turun di tengah munculnya kekhawatiran baru kalau krisis nuklir Jepang kemungkinan menyurutkan permintaan logam. Hal ini mengurangi prospek pendapatan bagi produsen terbesar komoditas di Indonesia ini.

Harga timah untuk pengiriman tiga bulan juga anjlok 1,25% ke posisi US$ 28,270 per metrik ton di pasar London.

Hingga pukul 10.08 WIB, saham TINS tumbang 2,9% ke level Rp 2.525 per saham. Ini penurunan terbesarnya sejak 22 Februari lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×