kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kredit Bank Jatim mayoritas ditopang segmen konsumer


Selasa, 07 Agustus 2018 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank Jatim


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) mencatatkan mayoritas saluran kredit mereka masih ada di sektor konsumer. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di semester I 2018, Bank Jatim telah menyalurkan kredit sebesar Rp 32,19 triliun atau tumbuh 5,34% dari tahun lalu sebesar Rp 29,61 triliun.

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Setyagraha mengatakan mayoritas kredit yang disalurkan oleh Bank Jatim adalah untuk sektor konsumer. Adapun saluran kredit konsumer Bank Jatim mencapai Rp 22,32 triliun. Sisanya adalah kredit produktif sebesar Rp 9,87 triliun.

Dengan kata lain, kredit konsumer menyumbang 69,43% dari total kredit yang sudah disalurkan bank pada semester I ini.

“Terbesar dari kredit multiguna dan kredit perumahan rakyat (KPR) sebagai penopang utama kredit konsumer,” ujar Ferdian kepada Kontan, Senin (6/8).

Pun, saat ini saluran kredit konsumer Bank Jatim sudah melebar tidak hanya sebatas ke aparatur sipil negara (ASN), tetapi pegawai BUMN dan BUMN juga menjadi sasaran untuk menyalurkan kredit multiguna.

Pihaknya menambahkan, khusus untuk kredit multiguna, Bank Jatim menyalurkannya dengan sistem payroll atau gaji. Ini juga akan memberikan kemudahan untuk melakukan monitoring kualitas kredit.

“Kredit KPR dan Multiguna menyumbang 85% dari total portfolio konsumer kami,” ujar Ferdian. Sekadar informasi, BJTM mengincar target pertumbuhan kredit tahun ini sebesar 10,65%.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×