kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kontrak baru PTPP berpotensi melampaui target


Senin, 27 November 2017 / 13:59 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) terus memupuk perolehan kontrak baru. Hingga Oktober 2017, perusahaan ini mencatat perolehan kontrak baru Rp 33,5 triliun.

Artinya, realisasi perolehan kontak baru PTPP telah mencapai 82,5% dari target. Adapun target perolehan kontrak hingga akhir tahun nanti sebesar Rp 40,6 triliun.

Bukan hanya mendekati target akhir tahun. Perolehan kontrak baru tersebut juga tumbuh 27% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 26,3 triliun.

Direktur Utama PTPP Tumiyana mengatakan, manajemen optimistis target kontrak baru bisa tercapai. "Kami optimistis bahwa target kontrak baru ditetapkan dapat tercapai bahkan dapat terlampaui di akhir tahun ini," kata Tumiyana dalam keterangan resmi, Senin (27/11).

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp 33,5 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru induk sebesar Rp 27,6 triliun dan anak usaha sebesar Rp 5,9 triliun. Beberapa proyek yang diraih PTPP selama bulan Oktober, antara lain, Akavia Semarang sebesar Rp 253 miliar, Apartemen Darmo Hill Rp 262 miliar, dan beberapa proyek lainnya.

Komposisi kepemilikan (owner) atas perolehan kontrak baru PTPP sampai akhir Oktober 2017 berasal dari BUMN sebesar 61%, swasta 29% dan pemerintah 10%. Sedangkan segmentasi berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu gedung sebesar 55%, EPC 16%, jalan jembatan 10% dan bangunan air 10%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×