kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.509   9,00   0,05%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,11% ke Rp 15.276 Per Dolar AS Pada Selasa (4/10)


Selasa, 04 Oktober 2022 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) ada di Rp 15.276 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (4/10)./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di Rp 15.276 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (4/10), menguat 0,11% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.293 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 15.248 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Selasa (4/10), menguat 0,36% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.303 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS. Won Korea memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan kenaikan 1,09%, disusul baht Thailand yang menguat 0,59%, pesso Filipina menguat 0,53%, rupee India menguat 0,50%.

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,36% ke Rp 15.248 Per Dolar AS Pada Perdagangan Selasa (4/10)

Dolar Taiwan menguat 0,49%, rupiah menguat 0,36%, yuan China menguat 0,12%, dolar Singapura menguat 0,11% dan ringgit Malaysia menguat 0,03% terhadap dolar AS.

Sementara itu, dolar Hong Kong flat. Sedangkan yen Jepang melemah 0,06% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 111,19, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 111,74. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×