kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.812   55,00   0,31%
  • IDX 6.158   -48,01   -0,77%
  • KOMPAS100 813   -7,07   -0,86%
  • LQ45 624   -6,87   -1,09%
  • ISSI 216   -1,46   -0,67%
  • IDX30 356   -3,98   -1,11%
  • IDXHIDIV20 441   -6,22   -1,39%
  • IDX80 94   -0,72   -0,76%
  • IDXV30 121   -2,00   -1,62%
  • IDXQ30 115   -1,52   -1,30%

Kobexindo Tractors keluar dari kerugian


Rabu, 01 November 2017 / 21:17 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) turut mengikuti tren kondusifnya industri batubara. Pendapatan distributor eksklusif alat berat merk Doosan ini tercatat US$ 44,7 juta dalam sembilan bulan pertama tahun ini, naik 41% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 31,7 juta.

"Pertumbuhan ini tidak lepas dari membaiknya permintaan alat berat untuk industri pertambangan," ujar Humas Saputro, Presiden Direktur KOBX, Rabu (1/11). Segmen penjualan alat berat masih jadi kontributor utama pendapatan KOBX.

Penjualan pada segmen ini tercatat US$ 36,53 juta atau 81,7% dari total pendapatan Kobexindo. Perolehan penjualan segmen ini juga meningkat sekitar 57% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontributor terbesar kedua bersumber dari penjualan suku cadang (spare part) yakni US$ 4,58 juta atau 10,2% dari total penjualan. Sedangkan segmen jasa perbaikan berkontribusi 4,7 % dan jasa sewa berkontribusi 3,4%.

Dari sisi beban, KOBX mencatat beban pokok US$ 36 juta. Angka ini naik 34% dari sebelumnya US$ 26,71 juta. Kenaikan ini masih di bawah kenaikan pendapatan perusahaan.

Alhasil, KOBX berhasil membukukan laba bersih US$ 1,14 juta. Angka ini jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya ketika KOBX harus menderita rugi bersih US$ 3,29 juta.

Dengan pencapaian ini, manajemen optimistis bakal mampu merealisasikan target kinerjanya hingga akhir tahun. "Pendapatan hingga kuartal III sudah pada jalur yang tepat dengan target pertumbuhan pendapatan minimum 40% hingga akhir 2017," pungkas Humas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×