kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kisruh politik Yunani berpotensi menekan IHSG


Kamis, 10 Mei 2012 / 08:10 WIB
Kisruh politik Yunani berpotensi menekan IHSG
ILUSTRASI. Warga melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, seusai hujan mengguyur Jakarta dengan lebat pada Jumat (16/10/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek cerah berawan hingga hujan petir, menurut ramalan BMKG. Tribunnews/Herudin.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan saham hari ini, Kamis (10/5).

Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada menyebutkan, secara teknikal, IHSG berpotensi menguat. "Hanya saja sepertinya sentimen politik di Yunani berpeluang mengoreksi kinerja saham," ujar Reza, Kamis (10/5).

Dia menambahkan, saat ini sulit memprediksi pergerakan saham di tengah kekisruhan di politik Eropa. "Namun, jika partai-partai oposisi Yunani tersebut tetap berkeinginan kuat untuk menolak program bailout yang sebelumnya telah disetujui, maka perihal tersebut bisa menjadi katalis negatif bagi pasar saham," urainya.

Sepanjang hari ini, Reza memprediksi IHSG akan bergerak di kisaran 4.109-4.118 sebagai support dan 4.136-4.148 untuk resistance.

"Saham-saham yang sudah mendekati area oversold seperti LSIP, CTRA, JSMR dan PTBA, bisa menjadi pilihan, " imbuh Reza.

Selain itu, hari ini Bank Indonesia akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan. Reza berpendapat sentimen ini tidak akan berpengaruh besar karena pelaku pasar sudah memperkirakan BI Rate tidak akan berubah.

Sementara Analis Sinarmas Sekuritas, Jansen Kustianto juga meneropong indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah, pada kisaran 4105-4167.

"Perkembangan politik Yunani pasca pemilu dapat memengaruhi kebijakan-kebijakan pemangkasan anggaran dan perjanjian seputar kebijakan penanganan krisis hutang Eropa, sepertinya akan kembali menimbulkan kekhawatiran akan adanya gagal bayar Yunani," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×