kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.935   22,00   0,12%
  • IDX 6.066   28,62   0,47%
  • KOMPAS100 782   4,76   0,61%
  • LQ45 599   3,48   0,58%
  • ISSI 211   0,88   0,42%
  • IDX30 334   2,95   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,53   0,84%
  • IDX80 89   0,50   0,56%
  • IDXV30 116   0,89   0,78%
  • IDXQ30 109   0,82   0,76%

Kinerja tetap ciamik, saham-saham ini mampu menahan laju penurunan IHSG pada Oktober


Minggu, 20 Oktober 2019 / 07:05 WIB


Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga Oktober 2019 kinerja IHSG tercatat anjlok lebih dari 3%, beruntungnya merosotnya kinerja IHSG ini tertolong akan penguatan beberapa emiten.

Sepanjang Oktober 2019, kinerja IHSG tercatat anjlok lebih dari 3% dengan saham-saham seperti BBCA, CPIN, PGAS, GGRM, SMGR, TPIA dan INTP jadi saham penopang penguat Indeks. 

Analis Bina Artha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menuturkan pergerakan saham TPIA yang hingga (18/10) menguat dan jadi jawara IHSG dipengaruhi oleh isu akan mergernya emiten kimia ini dengan anak usahanya yang menyebabkan harga saham emiten ini meningkat.

“TPIA terkait dengan merger, karena ketika ada isu merger yang sedang berkembang, hal ini membuat harga sahamnya meningkat. Selain itu dampak merger ini akan membuat aset emiten meningkat, bisa ekspansi bisnis, dan bagus untuk kinerja fundamental dalam jangka panjang,” Jelas Nafan yang dihubungi Jumat (18/10).

Nafan melihat adanya peluang TPIA akan terus menguat hingga akhir tahun nanti meskipun terdapat beberapa indikator teknikal yang menunjukkan telah terjadinya overbought pada saham TPIA. 

Baca Juga: IHSG menguat 0,18% ke 6.191 di akhir perdagangan pekan ini

Nafan merekomendasikan untuk hold TPIA di level 11.175 untuk diakumulasikan dalam jangka panjang.

Sementara itu terkait CPIN, GGRM maupun PGAS walaupun sempat tertekan dengan berbagai sentimen, nyatanya saham GGRM, CPIN, dan PGAS masih bisa bertahan. 

Nafan menuturkan PGAS masih menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan dan kinerja yang positif ini didorong oleh wujud komitmen PGAS dalam rangka peningkatan distribusi gas serta efisiensi dan inovasi bisnis yang dilakukan PGAS seperti pembangunan penyaluran gas untuk kebutuhan rumah tangga. 

Seperti yang diketahui, penyaluran gas alam untuk kebutuhan domestik di klaim lebih hemat dan baik ketimbang penggunaan gas pada umumnya. Dibuatnya beragam kebijakan strategis ini menurut Nafan menjadi sentimen positif yang membuat harga saham PGAS cenderung defensif terhadap sentimen-sentimen negatif yang menerpa emiten ini.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×