kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.839   37,00   0,22%
  • IDX 8.307   15,76   0,19%
  • KOMPAS100 1.174   2,25   0,19%
  • LQ45 842   -0,22   -0,03%
  • ISSI 297   1,10   0,37%
  • IDX30 437   0,64   0,15%
  • IDXHIDIV20 521   0,70   0,13%
  • IDX80 131   0,29   0,22%
  • IDXV30 144   0,99   0,69%
  • IDXQ30 141   -0,14   -0,10%

Kinerja Perusahaan Telekomunikasi Berpotensi Naik


Senin, 19 Juli 2010 / 08:27 WIB
Kinerja Perusahaan Telekomunikasi Berpotensi Naik


Sumber: KONTAN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kinerja perusahaan telekomunikasi pada semester II ini berpotensi besar meningkat. Selain karena program dan ekspansi yang sudah digelar sejak semester I lalu, jumlah pelanggan akan melambung seiring datangnya hari besar keagamaan.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), misalnya, gencar menggarap paket data, baik untuk fixed line (Telkom) maupun PT Telkomsel, anak usahanya yang menggarap bisnis seluler.

Colin McCallum, Analis Credit Suisse, memprediksi, dengan kondisi tersebut, jumlah pendapatan kotor TLKM tahun ini bisa tumbuh sekitar 11% mencapai Rp 72,73 triliun. "Dengan laba bersih 2010 sebesar 12,7 triliun," ujarnya.

Tahun lalu, total pendapatan TLKM sebesar Rp 64,59 triliun. Dari total pendapatan sebesar ini, Telkomsel menyumbang Rp 40 triliun atau sekitar 61,93%.

Cermati cash flow

Emiten telekomunikasi yang lain, yakni PT Indosat Tbk (ISAT), diperkirakan akan mengantongi pendapatan Rp19,9 triliun tahun ini. "Laba bersihnya akan mencapai sekitar Rp 1,6 triliun," ramal Harry Su, Analis Bahana Securities.

Harry mematok target ini karena di kuartal I-2010 lalu, ISAT telah menambah 6 juta pelanggan. Saat ini pelanggan ISAT tercatat 39,1 juta.

Namun Harry mengingatkan investor agar mencermati penundaan penerbitan obligasi ISAT senilai US$ 700 juta dan penundaan pembelian kembali obligasi yang akan jatuh tempo tahun 2012. "Ini akan mengganggu cash flow dan bisa mempengaruhi pergerakan sahamnya," jelas Harry.

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga yakin menatap semester II. Operator yang bermain di jalur fixed wireless access (FWA) ini menargetkan 14 juta pelanggan di akhir 2010. Namun, "Meskipun ada potensi peningkatan pelanggan, tetapi kondisi keuangan BTEL belum terlalu baik," ucap Analis Bhakti Securities Alida Hartono, mengingatkan.

Alida menuturkan, sampai akhir Maret 2010 jumlah pelanggan BTEL memang telah mencapai 11 juta orang. Tapi kewajiban lancarnya melonjak 83,33% dibanding tahun lalu menjadi Rp 2,4 trilliun.

Adapun PT XL Axiata Tbk (EXCL) merevisi target jumlah pelanggannya. Mulanya EXCL menargetkan penambahan 3,5 juta pelanggan tahun ini menjadi 35 juta pengguna layanan mereka. Namun EXCL menaikkan target menjadi 38 juta pelanggan.

CEO EXCL Hasnul Suhaimi mengatakan, target tersebut bisa tercapai menjelang akhir tahun 2010. "Setiap Hari Raya dan menjelang tahun baru, jumlah pelanggan maupun lalu lintas percakapan pasti meningkat," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×