kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kinerja negatif hantui reksadana pendapatan tetap hingga tahun depan


Kamis, 01 November 2018 / 20:28 WIB
ILUSTRASI. Reksadana


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Reksadana berbasis surat utang atau reksadana pendapatan tetap masih berkinerja negatif hingga akhir Oktober. Bahkan, diproyeksikan rata-rata kinerja reksadana pendapatan tetap belum akan pulih hingga tahun depan.

Berdasarkan data Infovesta Utama per 31 Oktober 2018, rata-rata kinerja reksadana pendapatan tetap tercatat turun 4,79% sejak awal tahun dan turun 0,91% di sepanjang Oktober 2018.

Head of Investment Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana mengatakan, Kamis (1/11), selama tren suku bunga dalam tren naik, maka harga surat utang terutama milik negara akan terkoreksi.

Wawan memproyeksikan rata-rata kinerja reksadana pendapatan tetap jika bisa stabil di kinerja saat ini dan tidak berangsur turun, itu sudah cukup baik. Bahkan, Wawan memproyeksikan rata-rata kinerja reksadana pendapatan masih akan negatif di sekitar 3%-4% hingga tahun depan.

Sebaliknya, kenaikan tren suku bunga membuat Wawan memproyeksikan rata-rata kinerja pasar uang di akhir tahun bisa capai 4,5% dan bertumbuh menjadi 5%-6% untuk tahun depan.

Rata-rata kinerja reksadana pasar uang tumbuh 0,43% secara month on month (mom) dan tumbuh 3,40% sejak awal tahun. Kinerja ini menjadi kinerja yang tertinggi di antara kinerja reksadana lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×