kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kinerja Datar di Semester I/2023, Intip Rekomendasi Saham Adhi Karya (ADHI)


Senin, 07 Agustus 2023 / 20:38 WIB
Kinerja Datar di Semester I/2023, Intip Rekomendasi Saham Adhi Karya (ADHI)
ILUSTRASI. Logo pada bendera PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Kinerja Datar di Semester I 2023, Intip Rekomendasi Saham Adhi Karya (ADHI)


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menghasilkan kinerja datar di sepanjang paruh pertama tahun 2023. Pendapatan hanya naik tipis di saat pencapaian kontrak baru terus bertambah.

Analis Ciptadana Sekuritas Arief Budiman memaparkan, capaian kinerja yang buruk pada kuartal II/2023 mengakibatkan kinerja yang lemah di semester I/2023. ADHI melaporkan penurunan laba bersih 53% quartal on quartal (QoQ) menjadi Rp 4,0 miliar di kuartal kedua, terutama karena laba operasi yang lebih lemah dan beban pajak yang lebih tinggi.

Pendapatan ADHI di kuartal kedua 2023 sebenarnya tumbuh sebesar 38% QoQ menjadi Rp 3,7 miliar, namun diimbangi dengan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 44%. Sementara, operational expenditure (opex) naik 15% QoQ menjadi Rp 183 miliar, sehingga menghasilkan kompresi 270 bps terhadap marjin operasi menjadi 6,1% dan penurunan laba operasi sebesar 4% QoQ menjadi Rp226 miliar.

Baca Juga: Proyek LRT Jabodebek Bisa Molor Lagi, Desain Tikungan Jadi Soal

Di bawah garis operasi, lebih tingginya tarif pajak efektif sebesar 74% pada kuartal kedua dibandingkan 68% di kuartal satu 2023, semakin mengurangi profitabilitas. Alhasil, bersih laba ADHI hanya berhasil tumbuh sebesar 21% YoY menjadi Rp 12,4 miliar pada semester pertama 2023.

Meskipun bertumbuh, capaian laba bersih ADHI terhadap total setahun penuh baru memenuhi sekitar 12% proyeksi laba bersih yang dicanangkan Ciptadana Sekuritas di kisaran Rp 97 miliar.

 

Persentase capaian laba bersih ADHI pada semester I-2023 itu lebih rendah dibandingkan capaian semester I-2022 dan semester I-2021. Kala itu, capaian terhadap total laba bersih setahun penuh masing-masing sekitar 13% pada semester I-2022 dan sekitar 15% pada semester I-2021.

Sementara, dari sisi top line, pendapatan terpantau datar sebesar Rp 6,45 triliun yang bertumbuh hanya sekitar 0,45% YoY pada semester I-2023. Pendapatan yang datar dikombinasikan dengan laba yang lebih rendah dari operasi bersama serta menghasilkan opex yang lebih tinggi.

Arief melanjutkan, kinerja pendapatan tidak dapat mengikuti performa positif dari perolehan kontrak baru. Padahal, kontrak baru ADHI pada semester I 2023 berhasil tumbuh 20% yoy menjadi Rp 14 triliun.

Baca Juga: Kinerja Adhi Commuter (ADCP) Tertekan Penurunan Pendapatan Sektor Properti

Berdasarkan segmen usaha, sekitar 92% kontrak baru dihasilkan oleh Segmen Rekayasa & Konstruksi, diikuti oleh segmen properti sebesar 3% dan segmen lainnya sebesar 5%. Di antara kontrak yang cukup besar yang diperoleh pada semester I-2023 adalah Komuter Utara-Selatan Rel CP S-01 di Filipina Rp8,4 triliun (JV dengan PTPP), Bendungan Cibeet di Jawa Barat provinsi, dan jalan tol Patimban.

“Pertumbuhan kontrak baru yang kuat belum mendukung pendapatan yang datar,” ungkap Arief dalam riset tanggal 4 Agustus 2023.




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×