kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Kinerja apik, Indika Energy (INDY) kembali raup laba bersih US$ 12 juta di semester I


Senin, 02 Agustus 2021 / 09:55 WIB
ILUSTRASI. Direksi Indika Energy (INDY)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) berhasil mencetak kinerja apik di semester I-2021. Emiten tambang batubara ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih dalam enam bulan pertama 2021.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, INDY membukukan laba bersih sebesar US$ 12 juta di semester I-2021. Jumlah ini berbanding terbalik dari kondisi pada periode yang sama tahun sebelumnya, di mana INDY masih menderita kerugian US$ 21,91 juta. Dus, INDY pun membukukan laba bersih per saham dasar sebesar US$ 0,0023.

Membaiknya bottom line INDY tidak terlepas dari kondisi pendapatan perusahaan. Tercatat, INDY membukukan pendapatan US$ 1,28 miliar, naik 14,1% dari pendapatan di semester I-2020 sebesar US$ 1,12 miliar.

Jika dirinci, pendapatan INDY terdiri atas pendapatan kontrak dan jasa sebanyak US$ 235,17 juta, penjualan batubara senilai US$ 1,03 miliar, dan pendapatan dari perdagangan lainnya sebesar US$ 19,50 juta. 

Baca Juga: Ini dampak penguatan harga batubara ke kinerja Indika Energy (INDY)

 

Penjualan batubara INDY terdiri atas penjualan ke pasar ekspor senilai US$ 740,25 juta dan  penjualan ke pelanggan dalam negeri sebesar US$ 292,92 juta.

Dengan kenaikan pendapatan, INDY juga mencatatkan kenaikan sejumlah bebannya. Misalkan, beban pokok pendapatan yang naik 4,1% dari sebelumnya US$ 954,64 juta menjadi US$ 993,87 juta. Beban keuangan juga terpantau naik dari sebelumnya US$ 47,62 menjadi US$ 55,20 juta.

Namun, beban lain-lain INDY menyusut signifikan dari semula US$ 12,59 juta menjadi US$ 326.045. Hal itu terutama disebabkan berkurangnya kerugian kurs mata uang asing bersih.

Per Juni 2021, jumlah aset INDY mencapai US$ 3,59 miliar, yang terdiri atas liablitas senilai US$ 2,70 miliar dan ekuitas senilai US$ 888,18 juta. Kas dan setara kas INDY mencapai US$ 73,95 juta, naik dari posisi per akhir Desember 2020 sebesar US$ 57,16 juta.

Selanjutnya: IHSG dibuka menguat ke 6.089 pada hari ini (2/8), asing koleksi BBRI, UNVR, BABP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×