kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Kimia Farma (KAEF) Bidik Pasar Lansia, Begini Prospeknya Menurut Analis


Senin, 22 Juni 2026 / 04:50 WIB
Kimia Farma (KAEF) Bidik Pasar Lansia, Begini Prospeknya Menurut Analis
ILUSTRASI. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mulai membidik peluang pasar lanjut usia melalui pengembangan layanan healthy ageing. ? (Kimia Farma/Kimia Farma )


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mulai membidik peluang pasar lanjut usia melalui pengembangan layanan healthy ageing. Langkah ini dinilai sejalan dengan potensi pasar yang besar dalam jangka panjang.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, menilai pasar healthy ageing memiliki prospek yang menarik, seiring tren penuaan populasi di Indonesia.

“Dengan proyeksi nilai pasar mencapai Rp 500 triliun hingga Rp 700 triliun pada 2045, KAEF memiliki peluang untuk memanfaatkan ekosistem yang sudah dimiliki,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: Sikap Hawkish The Fed Masih Menekan Harga Emas, Ini Proyeksi Kuartal III-2026

Ia menjelaskan, kekuatan KAEF terletak pada jaringan yang terintegrasi, mulai dari apotek, klinik, laboratorium, hingga layanan kesehatan lainnya. Potensi pertumbuhan pun tidak hanya berasal dari penjualan obat, tetapi juga dari layanan kesehatan berkelanjutan bagi lansia.

Menurutnya, layanan seperti skrining kesehatan, pemantauan penyakit kronis, nutrisi, hingga homecare berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru.

Di sisi lain, ekspansi ke layanan non-farmasi dinilai dapat membantu memperbaiki struktur profitabilitas perseroan.

“Bisnis jasa kesehatan umumnya memiliki margin lebih baik dan tidak terlalu bergantung pada fluktuasi harga bahan baku maupun regulasi harga obat,” jelasnya.

Selain itu, layanan seperti diagnostik, medical check-up, hingga manajemen kesehatan lansia juga berpotensi menghasilkan pendapatan berulang yang lebih stabil.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Bergerak Mixed pada Senin (22/6), Cek Saham Rekomendasi Analis

Azis menambahkan, transformasi model bisnis dari kuratif ke preventif merupakan langkah strategis yang tepat.

“Layanan preventif cenderung memiliki margin lebih tinggi dibanding distribusi obat-obatan yang relatif tipis. Selain itu, model ini memungkinkan perusahaan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan,” katanya.

Dengan pendekatan tersebut, peluang cross-selling berbagai layanan kesehatan juga semakin terbuka.

Meski demikian, Azis masih memberikan rekomendasi netral untuk saham KAEF dengan target harga di kisaran Rp 500 hingga Rp 520 per saham.

Ia menilai, pelaku pasar masih akan mencermati efektivitas transformasi bisnis perseroan dalam mendorong kinerja ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×