kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Keperkasaan dollar memudarkan pesona si kuning


Selasa, 09 April 2013 / 08:17 WIB
ILUSTRASI. Investor asing banyak menjual saham-saham big caps ini saat IHG rebound


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia di New York tadi malam (8/4) mengalami penurunan. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 13.38 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni turun 0,2% menjadi US$ 1.572,50 per troy ounce di Comex New York.

Dengan demikian, harga emas sudah mengalami penurunan selama empat hari berturut-turut. Salah satu pemicunya adalah penguatan dollar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia sehingga memudarkan pesona si kuning sebagai investasi alternatif.

Sekadar informasi, indeks Dollar AS sudah naik sebesar 3,7% di sepanjang tahun ini. Sementara, harga emas sudah anjlok 6,2%.

Sentimen lain yang juga menekan pergerakan harga emas yaitu kepemilikan investor emas pada SPDR Gold Trust, yang turun 0,9 metrik ton menjadi 1.205,31 ton pada 5 April lalu. Ini merupakan level terendah sejak Juni 2011 lalu.

"Keluarnya dana dari exchange traded products (ETP) emas masih menjadi faktor utama yang menekan harga emas," jelas tim analis Barclays Plc, termasuk Suki Cooper.

Sementara itu, harga kontrak perak untuk pengantaran Mei turun 0,3% menjadi US$ 27,138 per troy ounce di Comex. Harga si putih mengkilap ini sudah tergerus hingga 10% di sepanjang 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×