kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kepemilikan Grup Bakrie di Jungleland (JGLE) terus berkurang


Rabu, 23 Oktober 2019 / 20:24 WIB
Kepemilikan Grup Bakrie di Jungleland (JGLE) terus berkurang
ILUSTRASI. Wisatawan menaiki wahana permainan di Jungleland, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/7). Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2019 menargetkan 20 juta wisatawan, baik wistawan dalam negeri maupun dari luar negeri. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/fo

Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu Rahmawati

ELTY juga mengalihkan hak atas 80% kepemilikan ELTY di PT Bakrie Nirwana Semesta, termasuk pengambilalihan utang ELTY ke Bakrie Nirwana senilai Rp 413,7 miliar. Dengan semua mekanisme penyelesaian tersebut, utang ELTY terhadap Riverton lunas.

Jika ditelisik lebih lanjut, berkurangnya porsi kepemilikan ELTY itu merupakan yang kali ketiga. Sebelumnya, porsi kepemilikan Surya Global sebesar 49,65%.

Jumlah itu juga sudah berkurang dari sebelumnya 55,28%. Berkurangnya porsi kepemilikan di fase ini akibat pada saat itu JGLE menghelat initial public offering (IPO).

Baca Juga: BEI temukan inkonsistensi pada laporan Bakrieland Development (ELTY)

Frederik Rasali, Vice President Research Artha Sekuritas Indonesia menjelaskan, berkurangnya porsi kepemilikan saham bisa menimbulkan implikasi. Beruntung, JGLE masih dalam kondisi merugi. "Sehingga, kerugian yang ikut dikonsolidasikan tidak terlalu besar," ujar Frederik, Rabu (23/10).

Sepanjang paruh waktu tahun ini, JGLE masih mencatat rugi bersih Rp 31,53 miliar. Kerugian ini naik 7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 29,46 miliar.

Baca Juga: Inilah susunan direksi Bakrieland Development untuk masa jabatan tiga tahun ke depan

Pada pos bagian rugi bersih entitas asosiasi laporan keuangan ELTY tercatat sebesar Rp 293,3 miliar. Nilai ini juga membengkak 16% dari sebelumnya Rp 22 juta.

Sebaliknya, berkurangnya porsi kepemilikan relatif lebih merugikan jika JGLE mulai mencatat keuntungan. Jatah laba yang didapat bakal mengecil seiring dengan berkurangnya porsi kepemilikan tersebut.




TERBARU

×