kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kenaikan suku bunga bisa menekan harga emas dalam jangka panjang


Senin, 12 Februari 2018 / 08:05 WIB
ILUSTRASI. Harga emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas bergerak tipis-tipis di tengah penurunan pasar saham dan harga minyak sepanjang pekan lalu. Pekan lalu, harga emas turun 1% dan mencatat penurunan mingguan kedua akibat mulai pulihnya indeks dollar.

Senin (12/2), harga emas di pasar spot naik tipis 0,01% dari posisi akhir pekan lalu ke US$ 1.316,79 per ons troi. "Harga emas mendapat dukungan dari permintaan safe haven karena investor melindungi investasi dari volatilitas pasar," kata Helen Lau, analis Argonaut Securities kepada CNBC.

Lau menambahkan, ancaman kenaikan suku bunga akan menekan harga emas. "Tapi untuk jangka pendek, emas ditopang oleh volatilitas pasar," kata dia.

Kamis pekan lalu, Bank of England mengungkapkan kemungkinan kenaikan suku bunga yang lebih cepat. Ekonomi Inggris mulai bergerak ditopang oleh perbaikan ekonomi global.

Tapi, kepemilikan SPDR Gold Trust, produk ETF berbasis emas, turun 0,07% ke 826,31 ton hingga Kamis lalu. Angka ini turun 1,7% dalam sepekan dan mencatat penurunan terbesar sejak akhir Juli 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×