kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45966,35   -1,31   -0.14%
  • EMAS928.000 0,54%
  • RD.SAHAM -0.35%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.19%

Kembangkan internet dan TV kabel MyRepublic, anak usaha DSSA tambah modal Rp 970,02 M


Rabu, 20 Januari 2021 / 18:13 WIB
Kembangkan internet dan TV kabel MyRepublic, anak usaha DSSA tambah modal Rp 970,02 M
ILUSTRASI. Modal ditempatkan dan disetor Innovate Mas Indonesia bertambah dari Rp 2,26 triliun menjadi Rp 3,23 triliun.

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yakni PT Eka Mas Republik meningkatkan modal ditempatkan dan disetor pada PT Innovate Mas Indonesia sebesar Rp 970,02 miliar. Dengan begitu, modal ditempatkan dan disetor Innovate Mas Indonesia bertambah dari Rp 2,26 triliun menjadi Rp 3,23 triliun.

Sekretaris Perusahaan Dian Swastatika Sentosa Susan Chandra mengatakan, peningkatan modal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis MyRepublic. Sebagaimana diketahui, MyRepublic merupakan salah satu lini bisnis DSSA yang menyediakan layanan internet dan televisi kabel.

Menurut Susan, bisnis ini berjalan cukup baik selama tahun 2020. Per September 2020, MyRepublic tercatat memiliki lebih dari 180.000 pelanggan atau meningkat 19% dari akhir tahun 2019. Pada periode yang sama, jumlah homepass MyRepublic juga naik 11% menjadi 850.000 homepass.

"Untuk tahun 2021, selain mempertahankan pelanggan yang telah ada, pengembangan bisnis difokuskan untuk meningkatkan penetrasi pasar dan jumlah homepass," tutur Susan saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (20/1).

Baca Juga: Dian Swastatika anggarkan capex US$ 60 juta untuk ekpansi di sektor non energi

Tapi, Susan belum dapat memberikan informasi sehubungan dengan target kinerja keuangan dan operasional untuk tahun 2021. Pasalnya, hal tersebut masih dalam tahap pembahasan manajemen.

Sebagai gambaran, per September 2020, pendapatan dari bisnis internet dan televisi kabel adalah sebesar US$ 32,55 juta. Jumlah ini naik 6,81% dibanding periode sama tahun 2019 yang sebesar US$ 30,47 juta.

Besaran pendapatan internet dan televisi kabel ini setara 2,92% dari total pendapatan DSSA yang mencapai US$ 1,11 miliar. Pendapatan terbesar masih berasal dari bisnis pertambangan dan perdagangan batubara yang mencapai US$ 837,27 juta atau setara 75,19% dari keseluruhan pendapatan.

Baca Juga: Di tengah pandemi, tuntutan kepuasan pelanggan jasa internet meningkat

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×