kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kekhawatiran virus corona meluas, investor malah tinggalkan emas


Selasa, 11 Februari 2020 / 11:45 WIB
Kekhawatiran virus corona meluas, investor malah tinggalkan emas
ILUSTRASI. Harga emas spot melemah usai jumlah korban tewas akibat virus corona melonjak

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas spot mulai turun dari level tertingginya dalam satu minggu terakhir. Mengutip Bloomberg, Selasa (11/2) pukul 11.45 WIB, harga emas spot turun 0,21% ke posisi US$ 1.568,81 per ons troi. 

Padahal pada penutupan Senin (10/2), harga logam mulia ini berada di US$ 1.572,15 per ons troi. Ini adalah posisi tertinggi sejak 4 Februari lalu, setelah pada 3 Februari harga emas ada di US$ 1.576,73 per ons troi.

Koreksi emas terjadi karena investor beralih ke aset safe haven lainnya seperti dolar Amerika Serikat (AS) dan yen Jepang. 

Baca Juga: Harga emas sedikit terkoreksi setelah naik tinggi akibat virus corona

Hal tersebut bersamaan dengan jumlah kematian baru virus corona di China yang mencapai 108. Alhasil, total korban tewas akibat virus ini mencapai 1.016.

Ini semakin menambah keraguan mengenai seberapa cepat pabrik-pabrik di Negeri Tirai Bambu dapat kembali bekerja.

"Indeks dolar telah menguat sejak akhir Januari hingga awal Februari, ini menjadi salah satu faktor yang menjaga penguatan lanjutan harga emas," kata analis ING Waren Patterson seperti dikutip Reuters

Selain itu, Patterson juga melihat dampak virus corona terhadap kebijakan bank sentral selanjutnya. "Apakah ada pelonggaran lebih lanjut sebagai akibat dari virus? Jika iya, maka kami akan melihat dukungan bagi harga emas," lanjut dia.

Baca Juga: Harga emas berangsur naik menuju US$ 1.572,04 per ons troi

Emas memang sangat peka terhadap setiap kebijakan pengurangan suku bunga. 




TERBARU

Close [X]
×