kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.926   26,00   0,15%
  • IDX 6.356   15,71   0,25%
  • KOMPAS100 841   1,23   0,15%
  • LQ45 635   -1,64   -0,26%
  • ISSI 218   0,18   0,08%
  • IDX30 358   -0,81   -0,23%
  • IDXHIDIV20 443   -0,87   -0,20%
  • IDX80 96   -0,13   -0,13%
  • IDXV30 119   0,42   0,36%
  • IDXQ30 115   -0,34   -0,30%

Jokowi: Saya investasi pabrik & mesin bukan saham


Jumat, 11 April 2014 / 17:21 WIB
ILUSTRASI. Warga Beijing berbaris untuk mengikuti tes Covid-19, Minggu (10/4/2022). REUTERS/Tingshu Wang


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Joko Widodo atau Jokowi disebut-sebut sebagai calon presiden (capres) yang disukai pasar modal. Setidaknya ini terlihat pada 20 Maret silam, ketika itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melejit sekitar 3% usai Jokowi mendeklarasikan dirinya sebagai salah satu calon presiden (capres).

Terlepas dari pergerakan harga saham di BEI itu, Jokowi mengaku dirinya bukanlah seorang investor saham. "Saya pelaku riil. Investasi saya ke pabrik, membeli mesin," kata Jokowi, saat datang memenuhi undangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada  Jumat sore (11/4).

Perlu diketahui, setelah Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif, Rabu, (9/4) lalu, IHSG anjlok 3,16%. Kala itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bisa berkibar, namun tak mencapai presidential treshold 20%. Namun, hari ini, Kamis, (10/4), IHSG kembali menghijau dan anik 1,07% ke posisi 4.816.

Jokowi sepertinya memanfaatkan momen tersebut. Ia datang ke bursa pada pukul 15.53 WIB. Jokowi mengaku, ia datang ke BEI sebagai Gubernur DKI Jakarta, yang telah diundang oleh BEI beberapa waktu lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×