kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Jokowi: Saya investasi pabrik & mesin bukan saham


Jumat, 11 April 2014 / 17:21 WIB
Jokowi: Saya investasi pabrik & mesin bukan saham
ILUSTRASI. Warga Beijing berbaris untuk mengikuti tes Covid-19, Minggu (10/4/2022). REUTERS/Tingshu Wang


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Joko Widodo atau Jokowi disebut-sebut sebagai calon presiden (capres) yang disukai pasar modal. Setidaknya ini terlihat pada 20 Maret silam, ketika itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melejit sekitar 3% usai Jokowi mendeklarasikan dirinya sebagai salah satu calon presiden (capres).

Terlepas dari pergerakan harga saham di BEI itu, Jokowi mengaku dirinya bukanlah seorang investor saham. "Saya pelaku riil. Investasi saya ke pabrik, membeli mesin," kata Jokowi, saat datang memenuhi undangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada  Jumat sore (11/4).

Perlu diketahui, setelah Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif, Rabu, (9/4) lalu, IHSG anjlok 3,16%. Kala itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bisa berkibar, namun tak mencapai presidential treshold 20%. Namun, hari ini, Kamis, (10/4), IHSG kembali menghijau dan anik 1,07% ke posisi 4.816.

Jokowi sepertinya memanfaatkan momen tersebut. Ia datang ke bursa pada pukul 15.53 WIB. Jokowi mengaku, ia datang ke BEI sebagai Gubernur DKI Jakarta, yang telah diundang oleh BEI beberapa waktu lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×