kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

JK: Bursa jangan menggoreng harapan


Rabu, 30 Desember 2015 / 16:43 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sore ini menghadiri penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015. Ketika ditutup, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 4.593,01.

Dalam pidato penutupannya, JK berharap tahun depan IHSG bisa tumbuh lebih besar. Hanya saja, untuk mencapai pertumbuhan itu, ia mengingatkan emiten dan stakeholder pasar modal jangan menggoreng harapan.

"Bursa harus tumbuh justru karena harapan riil, bukan menggoreng harapan," kata JK, Rabu (30/12) di Jakarta.

Yang dimaksud harapan riil oleh JK adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, harus menjadi pendorong pertumbuhan IHSG. Ia yakin, tahun 2016 pertumbuhan ekonomi akan lebih.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 pemerintah mematok target pertumbuhan sebesar 5,3%. Adapun tahun ini sebelumnya pemerintah memperkirakan hanya akan mencapai 4,7% saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×