kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

JFX terus kembangkan industri kakao lokal


Jumat, 12 April 2013 / 09:29 WIB
JFX terus kembangkan industri kakao lokal
ILUSTRASI. Optimisme Andres Iniesta soal kesiapan Xavi Hernandez bangkitkan Barcelona


Reporter: Dityasa H Forddanta |

JAKARTA. Potensi bisnis kakao di Indonesia masih sangat besar. Hal Itu ditunjukkan dengan semakin banyaknya industri kakao di pasar lokal. Bahkan, belakangan ini semakin banyak pelaku pasar yang mulai menggarap bisnis ini.

Bihar Sakti Wibowo, Direktur Utama Jakarta Future Exchange (JFX), dalam keterangan resminya mengatakan, sejak Kontrak Berjangka Kakao diberlakukan di pasar lokal, semakin banyak industri kakao yang memproduksi komoditas yang banyak disukai oleh kaum wanita ini. "80% produksi kakao sudah diserap seluruhnya oleh industri dalam negeri," imbuhnya.

Lebih lanjut Bihar menjelaskan, pertumbuhan industri ini mampu menciptakan lapangan kerja dan menghidupi banyak penduduk Indonesia, khususnya para petani kakao. Sayangnya, para petani tersebut masih mengacu pada harga New York yang mewakili kepentingan konsumen.

Melihat momentum yang ada, Bihar menilai, sudah saatnya petani kakao mengacu pada harga kakao di JFX yang mewakili kepentingan produsen. Berbagai upaya dilakukan manajemen demi mewujudkan hal tersebut, salah satunya dengan mengadakan diskusi bersama beberapa analis komoditas hari ini di Jakarta.

"Sudah saatnya kita menjadi price maker, bukan price taker," pungkas Bihar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×