kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jepang umumkan inflasi, penjualan retail, industri


Jumat, 28 April 2017 / 07:44 WIB


Sumber: CNBC,Reuters | Editor: Sanny Cicilia

TOKYO. Jepang mengumumkan sejumlah data ekonomi pagi ini, Jumat (28/4). Beberapa data meleset dari perkiraan pasar sementara penjualan ritel menunjukkan perbaikan. 

Inflasi inti Jepang, yang memasukkan hitungan harga energi dan tidak ada harga bahan makanan segar, menunjukkan kenaikan 0,2% pada bulan Maret 2017 dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. 

Indeks harga konsumen inti ini meleset ketimbang perkiraan rata-rata ekonom yaitu 0,3%. Meski begitu, pertumbuhan core CPI ini merupakan yang tercepat sejak April 2015. 

Dalam dua tahun terakhir, inflasi Jepang merayap dekat 0%, sementara Bank of Japan (BOJ) menargetkan pertumbuhan ambisius 2%. 

Selain itu, produksi industri Jepang turun 2,1% pada bulan Maret dibanding bulan sebelumnya. Bukan hanya meleset dari perkiraan polling Reuters yaitu terjadi penurunan 0,8%, data ini memberi sinyal ada pelambatan sementara di produksi industri. 

Pada bulan Februari, industri di Jepang masih mencatat kenaikan 3,2% hasil produksi dibanding Januari. Dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, korporasi memperkirakan ada kenaikan 8,9% produksi pada April dan penurunan 3,7% lagi pada Mei. 

Yang cukup tak terduga adalah kenaikan penjualan retail Jepang yaitu sebesar 2,1% di bulan Maret dibanding setahun sebelumnya. Pasar memperkirakan sebelumnya kenaikan hanya 1,5%. 

Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi juga membawa kabar baik yaitu tingkat pengangguran bertahan di level 2,8% pada bulan Maret. Angka ini juga lebih baik ketimbang perkiraan ekonom yaitu 2,9%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×